Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Trump Telah Melakukan Diskusi Yang Produktif Dengan Putin Perang di Ukraina Dapat Berakhir
Friday, 14 March 2025 21:35 WIB | GLOBAL ECONOMIC |Ekonomi Global

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Jumat (14/3) bahwa ada "peluang yang sangat besar" bahwa perang antara Rusia dan Ukraina dapat berakhir setelah diskusi "produktif" dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Kamis.

"Kami telah melakukan diskusi yang sangat baik dan produktif dengan Presiden Vladimir Putin dari Rusia kemarin, dan ada peluang yang sangat besar bahwa perang yang mengerikan dan berdarah ini akhirnya dapat berakhir," kata Trump dalam sebuah posting Truth Social, seraya menambahkan bahwa ia telah meminta agar Putin menyelamatkan nyawa pasukan Ukraina yang "terkepung sepenuhnya".

Utusan AS Steve Witkoff melakukan pertemuan panjang dengan Putin di Moskow pada Kamis malam, kata seorang sumber yang diberi pengarahan tentang masalah tersebut, yang berbicara dengan syarat anonim.

Posting Truth Social tidak mengatakan apakah Trump dan Putin telah berbicara satu sama lain.

Namun, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Putin telah menggunakan pertemuan tersebut untuk menyampaikan "sinyal" kepada Trump melalui Witkoff. Ia mengatakan Rusia dan AS akan menentukan waktu panggilan telepon antara presiden mereka setelah Witkoff memberi pengarahan kepada Trump. Presiden AS mengatakan ia ingin Moskow dan Kiev segera menyetujui gencatan senjata untuk menghentikan pertempuran dalam konflik yang menurutnya berpotensi memicu Perang Dunia Ketiga dan telah menelan banyak korban jiwa di kedua belah pihak.(Newsmaker23)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Mahkamah Agung vs Tarif: Pasar Siaga Guncangan...
Thursday, 8 January 2026 20:09 WIB

Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar be...

Tanker Rusia Disita, Trump Gencarkan Kendali Minyak Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 15:54 WIB

AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera Rusia, sebagai bagian dari upaya agresif Presiden Donal...

Sekutu Eropa Bersiap, Prancis Antisipasi Langkah AS Di Greenland...
Wednesday, 7 January 2026 17:56 WIB

Prancis bekerja sama dengan para mitra untuk menyusun rencana tentang bagaimana menanggapi jika Amerika Serikat bertindak sesuai ancamannya untuk mengambil alih Greenland, kata seorang menteri pada ha...

PBB: Dunia Makin Tidak Aman Usai Aksi AS di Venezuela...
Tuesday, 6 January 2026 20:38 WIB

Komunitas internasional harus memperjelas bahwa intervensi AS di Venezuela merupakan pelanggaran hukum internasional yang membuat dunia menjadi kurang aman, kata Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Hak...

Trump Ancam Iran soal Penindakan Protes di Tengah Kerusuhan Mematikan...
Friday, 2 January 2026 23:55 WIB

Presiden AS Donald Trump mengancam pada hari Jumat untuk membantu para demonstran di Iran jika pasukan keamanan menembaki mereka, beberapa hari setelah kerusuhan yang telah menewaskan beberapa orang d...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS