Friday, 06 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Ekonomi Argentina diperkirakan mengalami kontraksi lebih sedikit pada bulan November
Thursday, 23 January 2025 01:04 WIB | GLOBAL ECONOMIC |

Aktivitas ekonomi di Argentina kemungkinan turun lagi pada bulan November dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya, tetapi lebih rendah dari kontraksi 0,7% pada bulan Oktober, menurut jajak pendapat Reuters terhadap analis pasar pada hari Rabu.

Perkiraan median dari 13 analis memperkirakan aktivitas ekonomi menyusut 0,6% tahun-ke-tahun pada bulan November, kontraksi tahun-ke-tahun keenam berturut-turut, jika dikonfirmasi oleh para pejabat.

Perkiraan jajak pendapat berkisar antara kontraksi 3,2% hingga pertumbuhan 1,6%.

Perbaikan kecil tersebut didorong oleh sektor pertanian utama, kata para analis, sementara konstruksi terus mengalami penurunan.

Meskipun terjadi kontraksi yang diantisipasi, para analis optimis tentang ekspektasi pertumbuhan untuk bulan Desember.

"Aktivitas datang dengan prospek positif untuk penutupan tahun yang sulit, yang mengalami penurunan tajam dan pemulihan cepat, meskipun tidak merata di antara berbagai sektor," kata firma konsultan Orlando Ferreres & Asociados.

"Pada tahun 2025 kami berharap sektor-sektor yang paling lesu akan membaik, dan kembali ke pertumbuhan ekonomi, dengan kegiatan yang lebih seragam."

Perekonomian terbesar kedua di Amerika Selatan ini telah mengalami kemerosotan yang berkepanjangan, ditandai dengan salah satu tingkat inflasi tertinggi di dunia, dan baru-baru ini menunjukkan tanda-tanda akan keluar dari resesi.

Awal bulan ini, analis yang disurvei oleh bank sentral negara itu memperkirakan pertumbuhan ekonomi sekitar 1% hingga paruh pertama tahun 2025, dan meningkat hingga tingkat tahunan sebesar 4,5% pada akhir tahun.

Badan statistik INDEC Argentina dijadwalkan untuk menerbitkan data kegiatan ekonomi untuk bulan November pada Kamis sore (1900 GMT).(Cay) Newsmaker23

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Mahkamah Agung vs Tarif: Pasar Siaga Guncangan...
Thursday, 8 January 2026 20:09 WIB

Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar be...

Tanker Rusia Disita, Trump Gencarkan Kendali Minyak Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 15:54 WIB

AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera Rusia, sebagai bagian dari upaya agresif Presiden Donal...

Sekutu Eropa Bersiap, Prancis Antisipasi Langkah AS Di Greenland...
Wednesday, 7 January 2026 17:56 WIB

Prancis bekerja sama dengan para mitra untuk menyusun rencana tentang bagaimana menanggapi jika Amerika Serikat bertindak sesuai ancamannya untuk mengambil alih Greenland, kata seorang menteri pada ha...

PBB: Dunia Makin Tidak Aman Usai Aksi AS di Venezuela...
Tuesday, 6 January 2026 20:38 WIB

Komunitas internasional harus memperjelas bahwa intervensi AS di Venezuela merupakan pelanggaran hukum internasional yang membuat dunia menjadi kurang aman, kata Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Hak...

Trump Ancam Iran soal Penindakan Protes di Tengah Kerusuhan Mematikan...
Friday, 2 January 2026 23:55 WIB

Presiden AS Donald Trump mengancam pada hari Jumat untuk membantu para demonstran di Iran jika pasukan keamanan menembaki mereka, beberapa hari setelah kerusuhan yang telah menewaskan beberapa orang d...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS