Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Data Tenaga Kerja Mengecewakan, Klaim Pengangguran AS Naik
Thursday, 4 September 2025 19:45 WIB | ECONOMY |ECONOMIC

Pengajuan tunjangan pengangguran AS naik ke level tertinggi sejak Juni, menambah bukti bahwa pasar tenaga kerja sedang mendingin.

Klaim awal meningkat 8.000 menjadi 237.000 pada pekan yang berakhir 30 Agustus. Perkiraan median dalam survei Bloomberg terhadap para ekonom memperkirakan 230.000 aplikasi.

Klaim berkelanjutan, proksi untuk jumlah orang yang menerima tunjangan, sedikit berubah di angka 1,94 juta pada pekan sebelumnya, menurut data Departemen Tenaga Kerja yang dirilis Kamis. Perusahaan-perusahaan semakin ragu untuk melakukan perekrutan sambil menilai dampak ekonomi dari kebijakan Presiden Donald Trump. Rencana perekrutan turun ke level terlemah untuk bulan Agustus dalam catatan data dari perusahaan penempatan kerja Challenger, Gray & Christmas sejak 2009, sementara rencana pemutusan hubungan kerja meningkat.

Rata-rata pergerakan empat minggu klaim pengangguran baru, metrik yang membantu meredakan volatilitas, naik menjadi 231.000, tertinggi sejak Juli. Sebelum disesuaikan dengan faktor musiman, aplikasi awal meningkat minggu lalu. Connecticut dan Tennessee mengalami peningkatan terbesar.

Perekrutan di perusahaan-perusahaan AS melambat bulan lalu, menurut data ADP Research yang dirilis Kamis pagi. Federal Reserve dan investor akan mendapatkan pembaruan yang lebih lengkap tentang kesehatan pasar tenaga kerja pada hari Jumat dengan dirilisnya laporan ketenagakerjaan pemerintah untuk bulan Agustus. Para ekonom memperkirakan pertumbuhan lapangan kerja yang lesu dan peningkatan tingkat pengangguran akan kembali terjadi bulan ini.(alg)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS