Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Bessent: The Fed perlu mempertimbangkan pemangkasan suku bunga 50 basis poin pada bulan September
Wednesday, 13 August 2025 05:22 WIB | ECONOMY |Amerika

Menteri Keuangan AS Scott Bessent memberikan wawancara dengan Fox Business pada Selasa malam, membahas berbagai topik kebijakan baik di dalam maupun luar negeri.

Menurut Bessent, Mahkamah Agung AS akan dipengaruhi oleh putusan tarif berdasarkan perkiraan pendapatan pemerintah yang dihasilkan, bahwa Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping memiliki "hubungan baik", dan bahwa Federal Reserve (The Fed) perlu mempertimbangkan pemangkasan suku bunga ganda pada 17 September.

The Fed perlu mempertimbangkan pemangkasan suku bunga sebesar 50 basis poin pada bulan September.
The Fed bisa saja memangkas suku bunga pada bulan Juni jika data yang akurat diberikan.
Trump terbuka terhadap pilihan ketua The Fed.
Kami ingin menemukan seseorang yang dapat merombak The Fed.
Ada masalah mendasar di The Fed.

India agak keras kepala dalam negosiasi perdagangan. Kami sedang menyelesaikan beberapa variabel dengan Tiongkok. Trump memiliki hubungan yang sangat baik dengan Presiden Tiongkok, Xi. Kami akan bertemu lagi dengan para pejabat Tiongkok dalam dua atau tiga bulan ke depan. Kami perlu melihat perkembangan dalam aliran fentanil selama berbulan-bulan, bahkan mungkin setahun, sebelum tarif Tiongkok turun.

Saya akan segera melarang jika pengadilan memutuskan menentang tarif. Semakin sulit bagi Mahkamah Agung untuk memutuskan menentang Pemerintahan Trump terkait tarif mengingat pendapatan yang masuk.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS