Saturday, 10 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Moskow Isyaratkan Pertemuan Trump-Putin
Friday, 8 August 2025 05:32 WIB | ECONOMY |Global

Wakil Duta Besar Rusia untuk PBB, Dmitry Polyanskiy, mengatakan pada hari Kamis bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin mungkin bertemu dengan Presiden AS Donald Trump minggu depan, tetapi ia mengatakan tidak mengetahui adanya rencana pertemuan antara Putin dan mitranya dari Ukraina, Volodymyr Zelenskiy.

"Sejauh yang saya dengar, ada sejumlah lokasi, tetapi mereka menyetujui sesuatu yang tidak ingin mereka ungkapkan. Jadwalnya, saya rasa, minggu depan, tetapi itu lagi-lagi berdasarkan apa yang dikatakan presiden sendiri," kata Polyanskiy kepada wartawan tentang pertemuan Putin-Trump.

"Saya belum mendengar tentang rencana pertemuan dengan Presiden Zelenskiy, tetapi saya tidak tahu," tambahnya.

Tidak ada pertemuan puncak antara pemimpin AS dan Rusia sejak Putin dan mantan Presiden Joe Biden bertemu di Jenewa pada Juni 2021.

Rusia menginvasi Ukraina pada Februari 2022, dengan alasan apa yang disebutnya sebagai ancaman terhadap keamanannya. Kyiv dan sekutu Baratnya menggambarkan invasi tersebut sebagai perampasan tanah bergaya kekaisaran.

Trump telah berjanji untuk mengakhiri perang Rusia di Ukraina, tetapi hampir tujuh bulan memasuki masa jabatan keduanya, janji itu tetap tidak terpenuhi.

Dalam komentarnya kepada wartawan, Polyanskiy juga mengecam rencana Israel untuk mengambil alih Jalur Gaza.

"Kami pikir ini adalah langkah yang sangat buruk ke arah yang benar-benar salah dan kami mengutuk tindakan semacam ini," katanya.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Kamis bahwa Israel bermaksud untuk mengambil kendali militer atas seluruh Gaza, meskipun kritik global yang semakin intensif terhadap serangan Israel yang menghancurkan hampir dua tahun lalu di daerah kantong Palestina yang telah menyebabkan krisis kelaparan dan menewaskan puluhan ribu orang.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Emas Masih Jadi Buruan para Pelaku pasar

Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...

Perak Sesi Eropa Kemana?

Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...

Saham Hong Kong Lesu, Siap Turun Mingguan

Saham Hong Kong sedikit berubah pada perdagangan Jumat pagi, berfluktuasi di sekitar 26.165 setelah dua sesi penurunan, karena pelemahan di sektor properti dan keuangan diimbangi oleh kenaikan di saham teknologi dan konsumen. Para pedagang menilai...

POPULAR NEWS
Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE)...

Mahkamah Agung vs Tarif: Pasar Siaga Guncangan
Thursday, 8 January 2026 20:09 WIB

Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah.
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah...