
Indeks PMI Jasa AS versi ISM secara tak terduga turun ke 50,1 pada Juli 2025 dari 50,8 di Juni, di bawah ekspektasi pasar sebesar 51,5. Angka ini menunjukkan sektor jasa nyaris stagnan, dengan faktor musiman dan cuaca disebut-sebut mengganggu aktivitas bisnis.
Aktivitas bisnis (52,6 dari 54,2), pesanan baru (50,3 dari 51,3), dan persediaan (51,8 dari 52,7) semuanya melambat. Tekanan harga melonjak ke level tertinggi sejak Oktober 2022 di angka 69,9, didorong oleh kekhawatiran tarif, terutama pada komoditas.
Lapangan kerja juga melemah lebih lanjut ke 46,4 dari 47,2”tetap berada di zona kontraksi untuk bulan kedua berturut-turut dan keempat kalinya dalam lima bulan terakhir. Tumpukan pesanan terus turun (44,3), sementara pengiriman dari pemasok melambat.
Ekspor baru dan impor masing-masing turun ke 47,9 dan 45,9, berbalik dari ekspansi ke kontraksi. Ini menandakan ketegangan tarif mulai memberi dampak negatif terhadap perdagangan global.
Sumber: Trading Economics
Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...
Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...
Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...
Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...
Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang diproyeksikan. Namun, Tingkat Pengangguran...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...