
Meskipun hasil negosiasi perdagangan yang sedang berlangsung antara AS dan Uni Eropa masih belum jelas, ada risiko meningkatnya ketegangan, menurut analis di Barclays.
Pejabat perdagangan Eropa bertemu dengan rekan-rekan mereka di pemerintahan Trump di Washington minggu ini, karena jeda untuk tarif "timbal balik" AS yang menyeluruh akan berakhir pada hari Rabu.
Namun, kesepakatan perdagangan belum tercapai, dengan UE mendorong kesepakatan "pada prinsipnya" yang akan mencakup keringanan tarif langsung untuk sektor-sektor utama.
Laporan media telah menunjukkan bahwa sebuah pakta dapat membuat Komisi Eropa -- kepala negosiator perdagangan untuk UE -- menerima tarif dasar AS sebesar 10% sebagai imbalan atas pengurangan bea masuk pada industri-industri tersebut.
Namun, beberapa pihak di Brussels menyerukan UE untuk mengambil sikap yang lebih kuat dan bersikeras pada pengurangan tarif pungutan sebesar 10%.
"Yang jelas adalah bahwa negara-negara Eropa tetap terbagi dalam pendekatan mereka, termasuk mengenai potensi pembalasan, dengan Jerman dan Italia yang ingin segera menyelesaikan kesepakatan dengan pemerintah AS, sedangkan Prancis telah mengambil sikap yang lebih tegas," tulis analis Barclays yang dipimpin oleh Silvia Ardagna dalam sebuah catatan kepada klien.
Mereka mencatat bahwa "kasus dasar" mereka adalah bahwa pembicaraan tersebut akan menghasilkan tarif rata-rata untuk ekspor barang UE ke AS sekitar 15%, dengan status quo diperpanjang melampaui batas waktu 9 Juli mendatang untuk memungkinkan diskusi lebih lanjut.
Bea masuk AS untuk perusahaan farmasi dan semikonduktor juga akan naik menjadi 25%, mereka memperkirakan.
"Risiko positifnya adalah bahwa tarif efektif berakhir lebih rendah dari yang kami asumsikan -- mungkin karena kuota atau tarif khusus sektor yang lebih rendah, bahkan jika beberapa sektor seperti farmasi saat ini tidak menghadapi tarif," kata para analis.
"Risiko negatifnya adalah perundingan gagal dan AS mengenakan tarif timbal balik di atas 10%, setidaknya untuk sementara.(Cay)
Sumber: Investing.com
Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...
Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...
Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...
Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...
Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...