Sunday, 05 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Trump kembali menyerang ketua the Fed Powell, mengisyaratkan penggantinya
Wednesday, 25 June 2025 23:21 WIB | ECONOMY |Amerika

Presiden AS Donald Trump kembali mengkritik Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada hari Rabu, saat berbicara di pertemuan puncak NATO. Trump mengatakan bahwa ia berencana untuk mengumumkan pengganti Powell, yang masa jabatannya berakhir pada bulan Mei 2026, meskipun masih belum jelas apakah ia akan mencoba untuk menyingkirkannya sebelum itu.

"Saya tahu, di antara tiga atau empat orang, siapa yang akan saya pilih," kata Trump. "Untungnya ia akan segera keluar, karena menurut saya ia buruk."

Trump kembali mempertanyakan kapasitas mental Powell, menyebutnya sebagai "orang yang sangat biasa-biasa saja secara mental."

Presiden telah berulang kali menggoda gagasan untuk memecat Powell di masa lalu, menjulukinya "Terlambat" karena dianggap lamban dalam memangkas suku bunga. Namun, setiap kali, Trump mundur setelah reaksi pasar yang negatif.

Pada hari Selasa, Powell meredam ekspektasi untuk potensi penurunan suku bunga pada bulan Juli, yang menandakan pendekatan yang terus berhati-hati.

"Perubahan kebijakan terus berkembang, dan dampaknya terhadap ekonomi masih belum pasti," kata Powell. "Untuk saat ini, kami berada dalam posisi yang tepat untuk menunggu guna mempelajari lebih lanjut tentang kemungkinan arah ekonomi sebelum mempertimbangkan penyesuaian apa pun terhadap sikap kebijakan kami." Pernyataan Powell bertentangan dengan pernyataan terbaru dari setidaknya dua gubernur Fed yang mengatakan mereka akan mendukung pemangkasan suku bunga pada bulan Juli jika inflasi tetap terkendali. Trump telah secara terbuka mendesak Fed untuk memangkas suku bunga hingga satu persen penuh atau lebih, dengan alasan bahwa langkah tersebut dapat menghemat biaya bunga pemerintah federal hingga miliaran dolar - atau bahkan hingga satu triliun dolar.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS