
Presiden Donald Trump akan memutuskan dalam dua minggu ke depan apakah AS akan terlibat dalam perang udara Israel-Iran, kata Gedung Putih pada hari Kamis, meningkatkan tekanan pada Teheran untuk datang ke meja perundingan.
Mengutip pesan dari Trump, Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan kepada wartawan: "Berdasarkan fakta bahwa ada kemungkinan besar negosiasi yang mungkin atau mungkin tidak terjadi dengan Iran dalam waktu dekat, saya akan membuat keputusan apakah akan melakukannya atau tidak dalam dua minggu ke depan."
Presiden dari Partai Republik itu telah membuat dunia menebak-nebak rencananya, beralih dari mengusulkan solusi diplomatik yang cepat menjadi menyarankan AS mungkin bergabung dalam pertempuran di pihak Israel. Pada hari Rabu, dia mengatakan tidak seorang pun tahu apa yang akan dia lakukan. Sehari sebelumnya dia merenungkan di media sosial tentang pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei, lalu menuntut penyerahan diri tanpa syarat Iran.
Ancaman tersebut telah menyebabkan keretakan dalam basis dukungan Trump antara kaum Republik tradisional yang lebih agresif dan elemen partai yang lebih menganut isolasionisme.
Namun, para kritikus mengatakan bahwa dalam lima bulan sejak kembali menjabat, Trump telah mengeluarkan serangkaian tenggat waktu - termasuk untuk Rusia dan Ukraina yang berperang dan negara-negara lain dalam negosiasi tarif perdagangan - hanya untuk menangguhkan tenggat waktu tersebut atau membiarkannya berlalu.
"Saya pikir berperang dengan Iran adalah ide yang buruk, tetapi tidak ada yang percaya dengan 'dua minggu' ini," kata Senator Demokrat Chris Murphy di platform media sosial X. "Dia telah menggunakannya jutaan kali sebelumnya untuk berpura-pura bahwa dia mungkin melakukan sesuatu yang tidak dia lakukan. Itu hanya membuat Amerika terlihat lemah dan konyol."
Leavitt mengatakan dalam pengarahan rutin di Gedung Putih bahwa Trump tertarik untuk mengejar solusi diplomatik dengan Iran, tetapi prioritas utamanya adalah memastikan bahwa Iran tidak dapat memperoleh senjata nuklir.
Dia mengatakan kesepakatan apa pun harus melarang pengayaan uranium oleh Teheran dan menghilangkan kemampuan Iran untuk memperoleh senjata nuklir.
"Presiden selalu tertarik pada solusi diplomatik... jika ada peluang untuk diplomasi, presiden akan selalu memanfaatkannya," kata Leavitt. "Namun, saya juga menambahkan bahwa dia tidak takut menggunakan kekuatan."(Cay)
Sumber: Investing.com
Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...
Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...
Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...
Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...
Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...