Sunday, 05 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dua kapal tanker minyak bertabrakan di dekat Selat Hormuz
Tuesday, 17 June 2025 23:07 WIB | ECONOMY |Ekonomi Global

Dua kapal tanker minyak bertabrakan dan terbakar pada hari Selasa di dekat Selat Hormuz, tempat gangguan elektronik meningkat selama konflik antara Iran dan Israel, tetapi tidak ada cedera pada awak kapal atau tumpahan yang dilaporkan.

Dengan Iran dan Israel saling menembakkan rudal sejak Jumat, gangguan tersebut telah mengganggu sistem navigasi di dekat rute laut penting antara Iran dan Oman yang menangani sekitar seperlima minyak dunia.

Penjaga pantai Uni Emirat Arab mengatakan telah mengevakuasi 24 orang dari salah satu kapal, Adalynn, ke pelabuhan Khor Fakkan setelah kecelakaan 24 mil laut di lepas pantai timurnya.

Personel di kapal tanker kedua, Front Eagle, dilaporkan aman tanpa polusi yang terlihat setelah kebakaran di deknya, menurut pemiliknya, perusahaan yang terdaftar di Oslo, Frontline (NYSE:FRO).

Frontline kemudian memberi tahu Reuters bahwa insiden tersebut akan diselidiki, tetapi tidak ada indikasi adanya campur tangan dari luar.

Front Eagle membawa 2 juta barel minyak mentah Irak dan sedang dalam perjalanan menuju Zhoushan di Tiongkok, menurut layanan pemantauan TankerTrackers.com.

Adalynn, tanker kelas Suezmax milik Global Shipping Holding Ltd yang berpusat di India, tidak membawa kargo dan berlayar menuju Terusan Suez di Mesir, kata layanan pemantauan tersebut.

TankerTrackers.com mengatakan di X bahwa Front Eagle bergerak ke selatan dengan kecepatan 13,1 knot saat "melakukan belokan ke kanan (kanan), yang mengakibatkan tabrakan dengan bagian pelabuhan (sisi pelabuhan belakang)" Adalynn, yang melaju ke tenggara dengan kecepatan 4,8 knot.

Selat Hormuz menghubungkan Teluk di barat laut dengan Teluk Oman di tenggara dan Laut Arab di seberangnya.

Antara awal tahun 2022 hingga bulan lalu, sekitar 17,8 juta hingga 20,8 juta barel minyak mentah, kondensat, dan bahan bakar mengalir setiap hari, menurut data dari Vortexa.

Pusat informasi JMIC milik Pasukan Maritim Gabungan multinasional yang dipimpin AS mengatakan dalam sebuah pernyataan minggu ini bahwa mereka telah menerima laporan tentang gangguan elektronik yang berasal dari sekitar Pelabuhan Bandar Abbas di Iran (di Iran) dan wilayah lain di kawasan Teluk.

Di masa lalu, Teheran mengancam akan menutup selat itu untuk lalu lintas sebagai balasan atas tekanan Barat.

Iran belum berkomentar tentang tabrakan hari Selasa atau laporan gangguan elektronik. Tidak ada tanggapan langsung atas permintaan Reuters untuk memberikan komentar dari kementerian luar negeri Emirat atau terminal peti kemas Khor Fakkan pada Selasa pagi.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS