Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Trump mengatakan Golden Dome akan menelan biaya $61 miliar bagi Kanada
Wednesday, 28 May 2025 13:36 WIB | ECONOMY |Amerika

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Selasa bahwa Kanada akan menelan biaya $61 miliar untuk menjadi bagian dari sistem pertahanan rudal "Golden Dome" yang diusulkannya, tetapi akan gratis jika negara tersebut menjadi negara bagian AS ke-51.

"Saya memberi tahu Kanada, yang sangat ingin menjadi bagian dari Sistem Golden Dome kami yang luar biasa, bahwa akan menelan biaya $61 Miliar Dolar jika mereka tetap menjadi Negara yang terpisah, tetapi tidak setara, tetapi akan menelan biaya NOL DOLAR jika mereka menjadi Negara Bagian ke-51 yang kita cintai," kata Trump dalam sebuah posting di Truth.social, mengklaim bahwa Kanada "mempertimbangkan tawaran tersebut."

Komentar Trump muncul setelah Perdana Menteri Kanada Mark Carney minggu lalu menyatakan minatnya untuk berinvestasi dalam proyek Golden Dome, yang dijadwalkan menelan biaya sekitar $175 miliar.

Komentar Trump tentang kedaulatan Kanada merupakan pernyataan terbaru presiden bahwa Kanada dapat menjadi negara bagian AS ke-51, klaim yang telah ditolak mentah-mentah oleh Kanada.

Seorang juru bicara Carney menegaskan kembali kedaulatan negara tersebut, menurut komentar yang dimuat oleh Financial Times.

Kanada dan AS telah memiliki perjanjian pertahanan, yaitu Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara (NORAD), yang mencakup langkah-langkah untuk mendeteksi serangan rudal balistik.

Sistem Kubah Emas yang diusulkan Trump berencana untuk membangun pencegat di luar angkasa guna melindungi AS dari ancaman canggih seperti rudal balistik antarbenua, rudal hipersonik, dan rudal jelajah jarak jauh.

Trump telah berjanji untuk menyelesaikan proyek tersebut pada akhir masa jabatannya.(cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS