Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Trump mengatakan akan menunda tarif UE hingga 9 Juli
Monday, 26 May 2025 07:52 WIB | ECONOMY |Amerika

Presiden AS Donald Trump pada hari Minggu menarik kembali ancamannya untuk mempercepat tarif 50% atas impor dari Uni Eropa, dengan menyetujui untuk memperpanjang batas waktu pembicaraan perdagangan hingga 9 Juli setelah kepala badan eksekutif UE mengatakan blok tersebut membutuhkan lebih banyak waktu untuk "mencapai kesepakatan yang baik."

Trump mengancam pada hari Jumat untuk mengintensifkan perang dagangnya setelah menyatakan frustrasi bahwa pembicaraan perdagangan tidak berjalan cukup cepat, dengan mengatakan ia ingin pajak impor baru yang tinggi dimulai pada tanggal 1 Juni. Ancaman tersebut mengguncang pasar global.

Trump mengalah setelah Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan kepadanya melalui panggilan telepon bahwa UE membutuhkan lebih banyak waktu untuk mencapai kesepakatan dan memintanya untuk menunda tarif hingga Juli, batas waktu yang awalnya ia tetapkan ketika ia mengumumkan tarif baru pada bulan April.

Trump mengatakan kepada wartawan pada hari Minggu bahwa ia telah mengabulkan permintaan tersebut. Ia mengatakan bahwa von der Leyen mengatakan kepadanya "kita akan segera bertemu untuk melihat apakah kita dapat menyelesaikan sesuatu." Von der Leyen mengatakan dalam sebuah unggahan di media sosial bahwa UE siap bergerak cepat dalam perundingan perdagangan.

Von der Leyen mengatakan dalam sebuah unggahan di X pada hari Minggu bahwa ia melakukan panggilan telepon yang "baik" dengan Trump.

Pada awal April, Trump telah menetapkan jangka waktu 90 hari untuk perundingan perdagangan antara UE dan AS yang akan berakhir pada tanggal 9 Juli.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS