Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Investor Terus Mengevaluasi Ulang Keistimewaan AS
Friday, 23 May 2025 23:10 WIB | ECONOMY |ECONOMIC

Obligasi pemerintah AS tampaknya telah memperoleh sedikit kenyamanan hari ini dari putusan Mahkamah Agung bahwa struktur unik Fed dapat melindungi anggota dewannya dari kemungkinan pemecatan oleh Presiden, analis valas Rabobank Jane Foley melaporkan.

Penutupan posisi short USD dalam jangka waktu 1 hingga 3 bulan tidak dapat dikesampingkan

"Hal ini akan meredam potensi masalah kredibilitas bagi Fed yang akan meredam kekhawatiran inflasi, setidaknya hingga akhir masa jabatan Ketua Powell. Meskipun demikian, pelemahan USD minggu ini menunjukkan bahwa investor terus mengevaluasi ulang apa yang dimaksud dengan 'keistimewaan AS'.

Selama beberapa tahun, perdagangan 'beli Amerika' tampaknya menjadi pengaman bagi banyak investor di seluruh dunia." "Hal ini tidak lagi benar, dan kegagalan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih tinggi untuk mendongkrak dolar minggu ini menunjukkan bahwa investor terus merombak pandangan mereka mengenai risiko yang dihadapi ekonomi AS. Meskipun ada berbagai macam pandangan mengenai anggaran AS, prospek pertumbuhan dan inflasi, meningkatnya risiko yang melingkupi ketiganya jelas membuat pasar obligasi pemerintah gelisah.

Pada gilirannya, hal ini berdampak negatif pada saham AS dan juga USD." "Dengan demikian, prospek aset AS harus dilihat dalam konteks investasi alternatif di luar pasar AS. Ada kemungkinan bahwa beberapa pasar ini sekarang mulai terlihat overbought. Meskipun kami melihat EUR/USD lebih tinggi pada 1,15 dalam pandangan 12 bulan, kami tidak dapat mengesampingkan kemungkinan short-covering USD dalam cakrawala 1 hingga 3 bulan. Demikian pula, sementara kami memperkirakan USD/JPY pada 140 dalam 12 bulan, kami melihat risiko pullback ke 145 dalam pandangan 1 hingga 3 bulan."(alg)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS