Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Imbal Hasil Treasury AS Turun Akibat Kekhawatiran Defisit AS
Friday, 23 May 2025 04:00 WIB | ECONOMY |ECONOMIC

Imbal hasil Treasury AS turun pada hari Kamis (23/5) setelah imbal hasil obligasi AS 30 tahun mencapai level tertinggi dalam 19 bulan di tengah kekhawatiran mengenai peningkatan defisit fiskal AS, karena "One Big Beautiful Bill" Trump lolos dari DPR AS dan sedang dalam perjalanan ke Senat.

Imbal hasil Treasury jangka panjang turun karena anggaran Trump yang berat pajak lolos dari DPR, mendorong kekhawatiran fiskal ke garis depan

DPR AS menyetujui anggaran Trump dengan satu suara pada hari Kamis. Proposal tersebut, yang akan memberikan keringanan pajak atas tip dan pinjaman mobil “ yang diproduksi di AS “ diperkirakan akan meningkatkan defisit sebesar $3,8 miliar, menurut Congressional Budget Office (CBO).

Imbal hasil obligasi Treasury AS 30 tahun mencapai 5,15% selama sesi perdagangan, level tertinggi sejak November 2023, tetapi sejauh ini telah turun menjadi 5,05%, turun tiga poin (bps) dari level pembukaannya.

Imbal hasil obligasi acuan AS 10 tahun berada di 4,545%, turun lima bps. Meskipun demikian, Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai dolar terhadap sekeranjang enam mata uang, mengabaikan penurunan imbal hasil AS dan naik 0,26% menjadi 99,95 pada saat penulisan.

Moody's menurunkan peringkat utang pemerintah AS dari AAA negatif menjadi Aa1 stabil minggu lalu, yang memicu lonjakan di seluruh kurva imbal hasil AS.

Kebijakan ekonomi Presiden AS Donald Trump yang tidak dapat diprediksi memicu lonjakan imbal hasil Treasury di seluruh kurva. Tarif dianggap rawan inflasi, dan peningkatan defisit fiskal AS terus menekan pasar obligasi.(alg)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS