Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
China mengatakan AS merusak konsensus yang dicapai dalam pembicaraan tarif Jenewa
Tuesday, 20 May 2025 07:22 WIB | ECONOMY |

China pada hari Senin menuduh AS merusak perjanjian perdagangan awal kedua negara setelah AS mengeluarkan peringatan industri terhadap penggunaan chip China yang secara khusus menargetkan Huawei, menurut CNBC.

Menurut juru bicara Kementerian Perdagangan China, saran Departemen Perdagangan AS bersifat "diskriminatif" dan "mendistorsi pasar," yang mendorong Beijing untuk "menuntut" agar pemerintah "memperbaiki kesalahannya."

China Mengecam Larangan Chip Huawei AS sebagai Ancaman terhadap Gencatan Senjata Perdagangan
Indikator China

China telah mengkritik keras arahan AS yang menargetkan chip Huawei kelas atas tertentu, dengan mengatakan bahwa hal itu merusak konsensus perdagangan baru-baru ini. Hanya beberapa hari setelah pembicaraan AS-China di Swiss menghasilkan kesepakatan untuk menurunkan tarif, Departemen Perdagangan AS menuduh bahwa chip Ascend Huawei kemungkinan dikembangkan secara ilegal menggunakan teknologi AS.

"Tindakan AS tersebut secara serius merusak konsensus pembicaraan tingkat tinggi antara Tiongkok dan AS di Jenewa," kata juru bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok pada hari Senin, menggemakan pernyataan pada tanggal 15 Mei. Ia mendesak AS untuk "memperbaiki" tindakan tersebut, dengan menyebut arahan tersebut diskriminatif dan mendistorsi pasar. Arahan pada tanggal 13 Mei tersebut merupakan bagian dari pembaruan yang lebih luas terhadap kontrol ekspor AS terhadap teknologi AI.

Awalnya, arahan tersebut menyatakan bahwa penggunaan chip secara global melanggar undang-undang ekspor AS, meskipun pernyataan tersebut kemudian dilunakkan dengan mengatakan bahwa penggunaan tersebut mengandung risiko. Ketegangan tersebut mengancam akan membayangi jeda tarif selama 90 hari yang dimaksudkan untuk menciptakan ruang bagi kesepakatan yang lebih luas.(Cay)

Sumber: Trading Economi

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS