Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Tiongkok menangguhkan tindakan nontarif terhadap 45 entitas AS
Wednesday, 14 May 2025 22:55 WIB | ECONOMY |china

Sesuai pengumuman kementerian perdagangan pada hari Rabu, Tiongkok telah menghentikan sementara beberapa tindakan nontarif yang sebelumnya dikenakan pada 17 entitas AS dari daftar entitas yang tidak dapat diandalkan dan 28 entitas AS dari daftar kontrol ekspornya. Entitas-entitas ini ditambahkan ke daftar tersebut pada bulan April.

Daftar entitas yang tidak dapat diandalkan Tiongkok, yang diperbarui pada tanggal 4 April, mencakup 11 entitas AS. Tindakan terhadap entitas-entitas ini telah ditangguhkan selama 90 hari, berlaku sejak hari Rabu. Selanjutnya, tindakan terhadap enam entitas AS lainnya, yang ditambahkan ke daftar pada tanggal 9 April, juga telah dihentikan sementara. Namun, durasi penangguhan ini belum diungkapkan.

Selain penangguhan ini, Tiongkok juga telah menghentikan sementara pembatasan terhadap 28 entitas AS yang ditambahkan ke daftar kontrol ekspornya pada bulan April. Penambahan ini dilakukan dalam dua tahap - 16 entitas ditambahkan pada tanggal 4 April dan 12 entitas ditambahkan pada tanggal 9 April. Penangguhan pembatasan terhadap entitas-entitas ini akan berlaku selama 90 hari.

Menurut pernyataan dari kementerian, eksportir yang ingin mengirimkan barang-barang dengan fungsi ganda ke 28 entitas ini selama periode ini harus mengajukan permohonan kepada Kementerian Perdagangan.

Penangguhan ini menyusul keputusan Tiongkok baru-baru ini untuk mengurangi tarif pada sebagian besar barang AS dari 125% menjadi 10% selama periode tiga bulan. Keputusan ini merupakan bagian dari perjanjian dengan Washington yang bertujuan untuk mengurangi ketegangan perdagangan antara kedua negara.(cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS