Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Indeks Kepercayaan Konsumen CB AS Turun ke 86,0 pada Bulan April
Tuesday, 29 April 2025 21:46 WIB | ECONOMY |Ekonomi ASKepercayaan Konsumen

Sentimen konsumen AS memperpanjang penurunannya pada bulan April, karena Indeks Kepercayaan Konsumen Dewan Konferensi turun dari 93,9 (direvisi dari 92,9) menjadi 86,0”angka terlemahnya sejak April 2020.

Sentimen konsumen menunjukkan tanda-tanda ketegangan baru pada bulan April, karena pandangan tentang kondisi bisnis dan pasar tenaga kerja saat ini melemah. Indeks Situasi Saat Ini turun tipis sebesar 0,9 poin menjadi 133,5. Yang lebih penting, Indeks Ekspektasi”yang melacak prospek jangka pendek untuk pendapatan, aktivitas bisnis, dan lapangan kerja”turun 12,9 poin menjadi 54,4. Itu menandai angka terendah sejak Oktober 2011 dan masih jauh di bawah ambang batas 80 poin yang secara historis dikaitkan dengan risiko resesi.

Stephanie Guichard, Ekonom Senior, Indikator Global di Conference Board, berpendapat: "Penurunan tersebut sebagian besar didorong oleh ekspektasi konsumen. Ketiga komponen ekspektasi”kondisi bisnis, prospek pekerjaan, dan pendapatan masa depan”semuanya memburuk tajam, mencerminkan pesimisme yang meluas tentang masa depan. Khususnya, pangsa konsumen yang mengharapkan lebih sedikit pekerjaan dalam enam bulan ke depan (32,1%) hampir sama tingginya dengan April 2009, di tengah Resesi Hebat. Selain itu, ekspektasi tentang prospek pendapatan masa depan berubah jelas negatif untuk pertama kalinya dalam lima tahun, yang menunjukkan bahwa kekhawatiran tentang ekonomi kini telah menyebar ke konsumen yang mengkhawatirkan situasi pribadi mereka sendiri." (Arl)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS