Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Trump mengatakan 'baik-baik saja' dengan China dan tidak berencana memecat Powell
Wednesday, 23 April 2025 07:12 WIB | ECONOMY |Amerika

Presiden AS Donald Trump menyampaikan pernyataan tentang keadaan hubungan dagang dengan China dan negara-negara lain pada hari Selasa, menekankan dampak positif tarif pada ekonomi Amerika dan menguraikan pendekatan pemerintahannya terhadap kesepakatan perdagangan internasional. Trump menyoroti pengurangan defisit perdagangan dan pendapatan yang dihasilkan dari tarif impor mobil, baja, dan aluminium.

Trump menegaskan bahwa AS "baik-baik saja dengan China" dan negara-negara lain, membandingkan situasi saat ini dengan pemerintahan sebelumnya, yang menurutnya menyebabkan AS kehilangan "$5 miliar sehari" dalam perdagangan. Ia memuji penerapan tarif 25% oleh pemerintahannya pada industri otomotif dan tarif serupa pada baja dan aluminium karena mengurangi defisit perdagangan ke "angka yang sangat rendah."

Presiden juga mengatakan ia tidak berniat memecat Ketua Fed Jerome Powell. Komentar tentang Powell muncul beberapa hari setelah ia mengatakan di media sosial bahwa ia harus diberhentikan karena tidak menurunkan suku bunga lebih cepat.

Trump menyebutkan bahwa AS telah "diperas" oleh banyak negara di seluruh dunia karena kurangnya kepemimpinan dan kebijakan perdagangan yang tidak efektif di masa lalu. Ia menegaskan kembali komitmennya untuk "Membuat Amerika Hebat Kembali" dengan berfokus pada negosiasi ulang kesepakatan perdagangan dan memastikan perlakuan yang adil bagi AS di pasar global.

Trump selanjutnya mengomentari kinerja pasar saham, dengan mencatat bahwa pasar saham naik hari ini tetapi negara tersebut saat ini berada dalam "masa transisi." Ia menyatakan bahwa AS memiliki sesuatu yang berharga yang diinginkan negara lain, dan daya ungkit ini akan digunakan untuk menegosiasikan kesepakatan perdagangan yang lebih menguntungkan bagi AS.
Dalam sambutan penutupnya, Trump menekankan bahwa negara lain harus membuat kesepakatan dengan AS untuk terus berbisnis, dan jika tidak, pemerintahannya akan "menetapkan kesepakatan." Ia menyatakan keyakinannya bahwa proses negosiasi perjanjian perdagangan baru ini akan berjalan cepat, karena banyak negara telah terlibat dalam diskusi.(Cay)

sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS