Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Warren memperingatkan Trump pemecatan Ketua Fed Powell dapat mengganggu pasar
Thursday, 27 March 2025 04:42 WIB | ECONOMY |Amerika

Rabu lalu, Senator Elizabeth Warren menyampaikan peringatan keras mengenai potensi Presiden Donald Trump untuk memecat Ketua Federal Reserve Jerome Powell. Dalam wawancara dengan Bloomberg News pada Rabu, Demokrat Massachusetts itu menyatakan kekhawatiran bahwa interpretasi Trump yang luas atas kewenangannya untuk menyingkirkan pejabat dari lembaga independen dapat menyebabkan ketidakstabilan yang signifikan di pasar AS.

Warren menyoroti bahaya dari tindakan tersebut, dengan menyatakan bahwa jika presiden dapat menyingkirkan pegawai negeri dan pemimpin lembaga independen sesuka hati, hal itu akan mengakibatkan pemusatan kekuasaan. Ia mengkritik pendekatan presiden sebagai bentuk pelanggaran hukum yang merusak perlindungan hukum yang dimaksudkan untuk memastikan independensi lembaga-lembaga ini.

Penentangan senator terhadap pengangkatan kembali Powell oleh Presiden Joe Biden didasarkan pada sikap Powell dalam mengurangi regulasi keuangan. Meskipun menentangnya, Warren menekankan dukungannya terhadap independensi Federal Reserve. Ia juga menyuarakan dukungannya terhadap badan-badan independen lainnya seperti Komisi Perdagangan Federal dan inspektur jenderal, yang semuanya telah menjadi sasaran pengawasan Trump.

Komentar Warren muncul di tengah diskusi yang lebih luas tentang kewenangan presiden atas lembaga independen. Ia berpendapat bahwa tindakan presiden, yang berkaitan dengan pemecatan pejabat dari lembaga tersebut, adalah ilegal. Pernyataan ini menunjukkan adanya potensi konflik antara jangkauan eksekutif dan independensi hukum yang diberikan kepada badan pemerintah tertentu.

Peringatan senator tersebut menggarisbawahi potensi konsekuensi dari tindakan presiden tersebut terhadap lanskap keuangan AS. Sebagai kepala Federal Reserve, posisi Powell sangat penting dalam menetapkan kebijakan moneter, dan gangguan apa pun dalam kepemimpinan dapat berdampak langsung pada stabilitas pasar dan kepercayaan ekonomi.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS