Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Sekutu Trump Menekan Zelenskiy Untuk Mengubah Arah Atau Mengundurkan Diri
Monday, 3 March 2025 07:57 WIB | ECONOMY |ECONOMIC

Para petinggi Partai Republik yang bersekutu dengan Presiden AS Donald Trump mendesak Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pada hari Minggu untuk mengubah posisinya terkait perang dengan Rusia atau mengundurkan diri, meningkatkan tekanan pada pemimpin Ukraina tersebut setelah pertemuan Gedung Putih yang kontroversial minggu lalu.

Para pemimpin Eropa menunjukkan dukungan kepada Zelenskiy dalam sebuah pertemuan di London pada hari Minggu, dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mendesak rekan-rekannya untuk meningkatkan upaya pertahanan mereka, hanya dua hari setelah Trump dan Wakil Presiden JD Vance berselisih dengan Zelenskiy di Ruang Oval, yang mendorongnya untuk pergi lebih awal tanpa menandatangani kesepakatan mineral yang direncanakan.

Pertengkaran itu, yang memperlihatkan Vance sebagai anjing penyerang bagi bosnya, mengejutkan para pemimpin di seluruh dunia dan menimbulkan pertanyaan tentang fase perang berikutnya, yang dimulai Rusia dengan menginvasi Ukraina tiga tahun lalu, dan upaya Trump untuk mengakhirinya.

Zelenskiy berpendapat dalam pertemuan tersebut bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin tidak menghormati perjanjian gencatan senjata tahun 2019 dan menggambarkannya sebagai pembunuh dan teroris.

Penasihat keamanan nasional Trump, Mike Waltz, mengatakan bahwa pemerintahan tidak yakin bahwa Zelenskiy siap untuk menegosiasikan akhir perang. Waltz menggarisbawahi tujuan Trump untuk perdamaian permanen antara Moskow dan Kyiv yang melibatkan konsesi teritorial dengan imbalan jaminan keamanan yang dipimpin Eropa.

Ketika ditanya apakah Trump ingin Zelenskiy mengundurkan diri, Waltz mengatakan kepada program "State of the Union" CNN: "Kita membutuhkan seorang pemimpin yang dapat berurusan dengan kita, akhirnya berurusan dengan Rusia dan mengakhiri perang ini." (Newsmaker23)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS