Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Xi Jinping bertemu para pemimpin sektor swasta untuk menunjukkan dukungan bagi para pengusaha.
Monday, 17 February 2025 12:28 WIB | ECONOMY |china

Presiden Tiongkok Xi Jinping mengadakan pertemuan penting dengan para pengusaha terkemuka di Beijing pada hari Senin, yang menandakan penekanan baru pada dukungan terhadap sektor swasta setelah bertahun-tahun mengalami tekanan regulasi.

Pertemuan tersebut, yang dihadiri oleh tokoh-tokoh terkemuka seperti salah seorang pendiri Alibaba Jack Ma, pendiri Huawei Ren Zhengfei, ketua BYD Wang Chuanfu, dan pendiri Xiaomi Lei Jun, menyoroti perubahan arah pemerintah dalam membina perusahaan swasta. Peserta lainnya termasuk Yu Renrong, ketua Will Semiconductor Co., dan Wang Xingxing, pendiri Unitree Robotics.

Menurut laporan media pemerintah, Xi menyampaikan pidato setelah mendengar dari perwakilan perusahaan swasta, yang menyoroti pentingnya kontribusi mereka terhadap pertumbuhan ekonomi negara. Perdana Menteri Li Qiang juga hadir, yang semakin menekankan pentingnya acara tersebut. KTT tersebut, yang secara luas dipandang sebagai upaya strategis untuk memulihkan kepercayaan pada sektor swasta, diadakan saat para pembuat kebijakan Tiongkok bertujuan untuk membalikkan perlambatan ekonomi dan mendorong inovasi di bidang-bidang penting seperti kecerdasan buatan.

Pertemuan ini menandai perubahan nada yang mencolok menyusul tindakan keras selama bertahun-tahun terhadap perusahaan swasta, yang dimulai pada tahun 2020 ketika IPO Ant Group milik Ma yang memecahkan rekor dihentikan secara tiba-tiba. Kampanye berikutnya untuk memperketat kontrol negara atas ekonomi dan membatasi pengaruh kelas miliarder Tiongkok mengirimkan gelombang kejut ke pasar global.

Namun, seiring meningkatnya tantangan ekonomi, Beijing tampaknya mengadopsi pendekatan yang lebih kolaboratif, dengan perusahaan-perusahaan besar menyelaraskan strategi mereka dengan prioritas Xi, termasuk kemandirian teknologi dan keamanan nasional.(Cay)

sumber: Dimsumdaily.HK

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS