Friday, 16 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Bursa Asia Jatuh Ikuti Koreksi Wall Street
Friday, 21 November 2025 07:24 WIB | ASIA |Asia

Bursa saham Asia kompak melemah pada Jumat, mengikuti kejatuhan Wall Street. Reli singkat saham teknologi yang sempat dipimpin Nvidia cepat memudar, sehingga investor kembali menghindari aset berisiko seperti kripto. Kekhawatiran bahwa valuasi saham-saham berbasis AI sudah terlalu mahal dan belanja infrastruktur yang besar belum sebanding dengan pendapatan membuat pasar semakin gelisah.

Di sisi lain, indikator ketakutan pasar seperti indeks volatilitas (VIX) melonjak di atas level yang biasanya membuat trader waspada, sementara Bitcoin turun ke bawah level terendah sejak April. Saat selera risiko melemah, obligasi pemerintah AS justru menguat dan imbal hasil (yield) 10 tahun turun, menandakan pelaku pasar mencari aset yang lebih aman. Meski sempat turun, valuasi saham AS masih berada dekat level "mahal" secara historis.

Dari Amerika Serikat, data ketenagakerjaan yang tertunda menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja kembali menguat, namun pengangguran juga naik. Risalah rapat terakhir The Fed menegaskan bahwa pejabat bank sentral masih terbelah soal perlunya pemangkasan suku bunga lanjutan. Sejumlah pejabat The Fed, termasuk Michael Barr, Beth Hammack, dan Austan Goolsbee, menekankan perlunya kehati-hatian karena inflasi masih di atas target dan risiko penurunan suku bunga terlalu cepat bisa mengganggu stabilitas keuangan.

Di Asia, perhatian utama tertuju ke Jepang. Pemerintahan Perdana Menteri Sanae Takaichi bersiap mengumumkan paket stimulus baru sekitar ¥17,7 triliun, yang berpotensi menahan Bank of Japan untuk menaikkan suku bunga acuan dalam waktu dekat. Sementara itu, yen bergerak stabil, dengan Menteri Keuangan Satsuki Katayama kembali menegaskan bahwa pemerintah siap mempertimbangkan intervensi jika pergerakan mata uang dinilai berlebihan.(asd)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Pasar Asia Menguat Bareng Wall Street...
Friday, 12 September 2025 07:36 WIB

Pasar Asia-Pasifik diperdagangkan lebih tinggi pada Jumat(12/9), mengikuti penguatan Wall Street semalam. Indeks acuan Jepang Nikkei 225 naik 0,41% setelah menyentuh rekor tertinggi baru pada Kamis, s...

Manufaktur Tiongkok Menyusut Dalam 3 Bulan Terakhir...
Monday, 30 June 2025 09:46 WIB

Data PMI Manufaktur NBS resmi Tiongkok meningkat menjadi 49,7 pada Juni 2025 dari 49,5 pada Mei, sesuai dengan ekspektasi pasar sekaligus menandai kontraksi bulan ketiga berturut-turut dalam aktivitas...

Sektor Jasa Tiongkok Capai Titik Tertinggi dalam 3 Bulan...
Monday, 31 March 2025 09:07 WIB

PMI Non-Manufaktur NBS resmi Tiongkok naik menjadi 50,8 pada Maret 2025, naik dari 50,4 pada Februari, menandai pembacaan tertinggi dalam tiga bulan dan melampaui ekspektasi pasar sebesar 50,5. Indek...

Jelang Tarif Baru AS, Produksi Industri Jepang Naik Tajam dalam 11 Bulan...
Monday, 31 March 2025 07:48 WIB

Produksi industri Jepang tumbuh paling cepat dalam hampir setahun terakhir, karena produsen berupaya memenuhi permintaan yang kuat sebelum AS menerapkan tarif baru pada mobil dan suku cadang mobil. P...

Pasar Asia-Pasifik Bersiap Mengikuti Penurunan Wall Street Karena Tarif Trump Merusak Sentimen...
Tuesday, 4 March 2025 07:11 WIB

Pasar Asia-Pasifik bersiap jatuh pada hari Selasa(04/03), mengikuti penurunan Wall Street semalam setelah Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa tarif pada Meksiko dan Kanada akan berlaku sesuai re...

LATEST NEWS
Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang diproyeksikan. Namun, Tingkat Pengangguran...

Emas Masih Jadi Buruan para Pelaku pasar

Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...

Perak Sesi Eropa Kemana?

Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...

POPULAR NEWS