Friday, 16 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Jelang Tarif Baru AS, Produksi Industri Jepang Naik Tajam dalam 11 Bulan
Monday, 31 March 2025 07:48 WIB | ASIA |industri Jepangsektor industri Industri

Produksi industri Jepang tumbuh paling cepat dalam hampir setahun terakhir, karena produsen berupaya memenuhi permintaan yang kuat sebelum AS menerapkan tarif baru pada mobil dan suku cadang mobil.

Produksi pabrik meningkat pada bulan Februari sebesar 2,5% dari bulan Januari, kenaikan pertama dalam empat bulan dan menandai kenaikan tercepat sejak Maret tahun lalu, Kementerian Perindustrian melaporkan pada hari Senin. Para ekonom memperkirakan kenaikan sebesar 2,0%. Produksi naik 0,3% dari tahun lalu, meleset dari perkiraan konsensus kenaikan sebesar 1,2%.

Kementerian juga melaporkan bahwa penjualan eceran meningkat 0,5% pada bulan Februari dari bulan Januari, sementara penjualan naik 1,4% dibandingkan tahun sebelumnya.

Data hari Senin konsisten dengan penilaian Bank Jepang bahwa ekonomi telah pulih secara moderat meskipun ada beberapa kelemahan. Pihak berwenang akan memantau dengan saksama untuk melihat apakah pemulihan produksi dapat dipertahankan dalam menghadapi kenaikan tarif di AS. Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah minggu lalu untuk mengenakan tarif sebesar 25% pada kendaraan buatan luar negeri yang berlaku mulai 3 April, dengan beberapa suku cadang mobil akan ditambahkan pada bulan Mei.

Bea tersebut merupakan tambahan dari tarif baja dan aluminium yang diberlakukan awal bulan ini dan apa yang disebut bea timbal balik yang akan diumumkan awal bulan depan.

Angka-angka tersebut menyoroti dinamika campuran yang terjadi dalam perekonomian Jepang. Putaran terakhir negosiasi upah tahunan menghasilkan janji dari para pengusaha untuk menawarkan kenaikan upah terbesar dalam lebih dari tiga dekade, yang menggarisbawahi persaingan untuk menarik dan mempertahankan staf di pasar tenaga kerja yang ketat.

Dengan ekonomi global yang kemungkinan akan menghadapi gangguan besar, Jepang mungkin perlu lebih bergantung pada permintaan domestik untuk mempertahankan pertumbuhannya.

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Bursa Asia Jatuh Ikuti Koreksi Wall Street...
Friday, 21 November 2025 07:24 WIB

Bursa saham Asia kompak melemah pada Jumat, mengikuti kejatuhan Wall Street. Reli singkat saham teknologi yang sempat dipimpin Nvidia cepat memudar, sehingga investor kembali menghindari aset berisiko...

Pasar Asia Menguat Bareng Wall Street...
Friday, 12 September 2025 07:36 WIB

Pasar Asia-Pasifik diperdagangkan lebih tinggi pada Jumat(12/9), mengikuti penguatan Wall Street semalam. Indeks acuan Jepang Nikkei 225 naik 0,41% setelah menyentuh rekor tertinggi baru pada Kamis, s...

Manufaktur Tiongkok Menyusut Dalam 3 Bulan Terakhir...
Monday, 30 June 2025 09:46 WIB

Data PMI Manufaktur NBS resmi Tiongkok meningkat menjadi 49,7 pada Juni 2025 dari 49,5 pada Mei, sesuai dengan ekspektasi pasar sekaligus menandai kontraksi bulan ketiga berturut-turut dalam aktivitas...

Sektor Jasa Tiongkok Capai Titik Tertinggi dalam 3 Bulan...
Monday, 31 March 2025 09:07 WIB

PMI Non-Manufaktur NBS resmi Tiongkok naik menjadi 50,8 pada Maret 2025, naik dari 50,4 pada Februari, menandai pembacaan tertinggi dalam tiga bulan dan melampaui ekspektasi pasar sebesar 50,5. Indek...

Pasar Asia-Pasifik Bersiap Mengikuti Penurunan Wall Street Karena Tarif Trump Merusak Sentimen...
Tuesday, 4 March 2025 07:11 WIB

Pasar Asia-Pasifik bersiap jatuh pada hari Selasa(04/03), mengikuti penurunan Wall Street semalam setelah Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa tarif pada Meksiko dan Kanada akan berlaku sesuai re...

LATEST NEWS
Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang diproyeksikan. Namun, Tingkat Pengangguran...

Emas Masih Jadi Buruan para Pelaku pasar

Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...

Perak Sesi Eropa Kemana?

Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...

POPULAR NEWS