
Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. Langkah Washington yang dikaitkan dengan pengetatan pengawasan dan penegakan sanksi terhadap pengiriman minyak Rusia dipandang Moskow sebagai tindakan provokatif yang dapat memperburuk hubungan kedua negara. Pihak Rusia menilai aksi tersebut sebagai upaya Amerika Serikat untuk menekan ekspor energi Rusia sekaligus memperkuat dominasinya di pasar minyak global. Sementara itu, Washington berdalih...
Harga emas kemungkinan akan melanjutkan kenaikanpada tahun 2025, menurut analis Phillip Nova Priyanka Sachdeva dalam sebuah catatan penelitian. Logam kuning tersebut melampaui angka $2.700/oz Jumat lalu setelah berkonsolidasi dalam kisaran $2.600/oz selama lebih dari sebulan, analis tersebut menunjukkan. Konsolidasi berkelanjutan di atas angka $2.700/oz akan memungkinkan para investor emas untuk menargetkan $3.000/oz, Sachdeva menambahkan. Ada dukungan jangka panjang yang kuat untuk kenaikan harga emas, terutama dengan faktor-faktor ekonomi makro yang diharapkan memainkan peran penting...
Harga perak (XAG/USD) turun pada hari Senin (13/1), menurut data FXStreet. Harga perak diperdagangkan pada harga $30,09 per troy ons, turun 0,81% dari harga $30,34 pada hari Jumat. Harga perak telah meningkat sebesar 4,15% sejak awal tahun.(yds) Sumber: FXstreet
Harga minyak mentah Brent naik lebih dari 2% menjadi $81,5 per barel pada hari Senin (13/1), level tertinggi dalam lebih dari empat bulan, karena sanksi baru AS terhadap sektor energi Rusia menimbulkan kekhawatiran tentang gangguan pasokan. Sanksi ini, yang paling luas sejauh ini, menargetkan eksportir utama, perusahaan asuransi, dan lebih dari 150 kapal tanker, membuat pembeli utama seperti India dan China berebut mencari alternatif. Langkah ini telah menyebabkan kebingungan, dengan kilang minyak China mengadakan pertemuan darurat dan kilang minyak India bersiap menghadapi potensi gangguan...
Harga perak merosot ke sekitar $30,2 per ons pada hari Senin(13/01), membalikkan sebagian kenaikan minggu lalu, karena dolar menguat menyusul data pekerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan. Data tersebut meredam ekspektasi untuk penurunan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve tahun ini, dan dolar yang lebih kuat membuat komoditas berdenominasi dolar seperti perak lebih mahal bagi pembeli yang memegang mata uang lain, sehingga mengurangi permintaan. Ke depannya, investor fokus pada data inflasi AS minggu ini untuk wawasan lebih lanjut tentang arah kebijakan Fed. Meskipun terjadi...
Yen Jepang (JPY) tetap menguat terhadap mata uang lainnya selama tiga hari berturut-turut, meskipun tidak ada tindak lanjut di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of Japan (BoJ) yang goyah. Tekanan inflasi yang meluas di Jepang membuat peluang kenaikan suku bunga BoJ berikutnya pada bulan Januari atau Maret tetap terbuka. Meskipun demikian, beberapa investor memperkirakan bahwa BoJ mungkin akan menunggu hingga April untuk mencari konfirmasi bahwa momentum upah yang kuat akan berlanjut hingga negosiasi musim semi. Hal ini, pada gilirannya, menahan para investor JPY untuk tidak...
Bursa saham Asia kompak melemah pada Jumat, mengikuti kejatuhan Wall Street. Reli singkat saham teknologi yang sempat dipimpin Nvidia cepat memudar, sehingga investor kembali menghindari aset...
Indeks saham Eropa ditutup sedikit lebih rendah pada hari Rabu karena ekuitas beristirahat sejenak dari momentum kuat baru-baru ini, sementara investor terus menilai prospek kebijakan ECB tahun ini....
Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar...