Tuesday, 02 June 2020
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--

AFGHANISTAN

Dua Tentara AS Tewas Dalam Pertempuran di Afghanistan
Thursday, 22 August 2019 17:37 WIB | Global

Dua orang tentara Amerika tewas, Rabu (218), di Afghanistan, kata para pejabat Amerika. Ini terjadi ketika delegasi Amerika dan Taliban akan segera mulai berunding lagi di Qatar. Pejabat Amerika mengatakan kedua tentara itu tewas dalam pertempuran, tapi tidak dijelaskan siapa musuh yang dilawan...


Diidentifikasi, Baret Hijau AS yang Tewas Di Afghanistan
Monday, 15 July 2019 18:37 WIB | Global

Seorang anggota Pasukan Khusus Amerika tewas dalam pertempuran di Afghanistan utara, demikian diumumkan markas besar militer Amerika, Pentagon, Minggu (14/7). Sersan Mayor James "Ryan" Sartor, yang pernah mendapat banyak penghargaan, meninggal pada Sabtu (13/7) setelah terluka akibat tembakan...



Emas sedikit lebih rendah seiring investor mengabaikan ketegangan AS-China
Monday, 1 June 2020 19:54 WIB

Emas berjangka diperdagangkan sedikit lebih rendah pada Senin, kehilangan pijakan karena ekuitas melayang ke wilayah positif dan investor tampaknya...

Emas Naik Karena Kerusuhan di Amerika Serikat Memicu Aset Safe-Haven
Monday, 1 June 2020 16:00 WIB

Harga emas naik pada hari Senin karena kerusuhan di kota-kota besar A.S. mengguncang investor yang sudah terhuyung-huyung dari ketegangan hubungan...

Emas Naik Terkait Kerusuhan AS, Ketegangan Hong Kong Mendorong Safe-Haven
Monday, 1 June 2020 09:15 WIB

Harga emas naik pada hari Senin karena laporan kerusuhan di Amerika Serikat mengejutkan investor yang sebelumnya sudah tertekan oleh keretakan...

Saham Hong Kong Mengawali Hari Dengan Gain Besar
Monday, 1 June 2020 08:58 WIB

Saham-saham Hong Kong menguat pada awal perdagangan Senin setelah Donald Trump berhenti memberlakukan sanksi terhadap China atas rencananya untuk...

Ukraina Iran, Penjualan Rumah AS Indeks acuan Nikkei 225 BOJ CSI 300 Futures UK Unemployment Oil, Wallstreet Pabrik, SNB, Pesanan Barang AS Minyak Mentah Unemployment HANG SENG ekonomi China