Saturday, 13 June 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS
Perak Terkoreksi, Investor Mulai Ambil Untung
Wednesday, 7 January 2026 17:14 WIB | Perak SILVER

Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai fase "pendinginan" setelah sempat mendekati area rekor. Pelemahan ini terutama dipicu aksi ambil untung. Setelah reli cepat dalam beberapa hari, banyak pelaku pasar memilih mengunci profit terlebih dulu”apalagi menjelang rangkaian data ekonomi AS yang biasanya jadi pemicu volatilitas besar di logam mulia. Tekanan tambahan datang dari dolar AS yang menguat. Indeks dolar (DXY) bergerak di...

Menanti Data Tenaga Kerja AS, Emas Bergerak Waspada
Wednesday, 7 January 2026 17:09 WIB | GOLD EMAS

Harga emas melemah pada Rabu (7/1) setelah sempat menyentuh level tertinggi lebih dari sepekan di awal sesi. Tekanan muncul karena investor memilih ambil untung usai reli singkat, sementara pasar mulai fokus ke rangkaian data tenaga kerja AS yang bisa mengubah ekspektasi arah suku bunga The Fed. Pada perdagangan terbaru, emas spot turun 0,8% ke $4.460/oz. Pelemahan emas juga dipicu dolar AS yang menguat dan bertahan dekat level tertinggi lebih dari dua pekan. Saat dolar menguat, emas yang dihargai dalam USD otomatis jadi lebih mahal bagi pembeli dari mata uang lain”membuat permintaan...

Perak Bisa Jadi Primadona Sekarang!
Wednesday, 7 January 2026 08:12 WIB | SILVER

Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yang terbatas dan demand yang terus meningkat dari sektor industri dan investasi. Stok perak fisik global diperkirakan menipis karena produksi baru tidak bisa tumbuh cepat, sementara kebutuhan dari berbagai industri tetap kuat. Salah satu alasan utama pergerakan harga perak adalah permintaan industri besar‘besaran. Perak sangat dibutuhkan dalam pembuatan panel surya, kendaraan listrik,...

Minyak Jatuh Meski Dunia Panas oleh Konflik dan Politik Global!
Wednesday, 7 January 2026 07:20 WIB | Oil,

Harga minyak dunia kembali turun tajam setelah para pedagang mulai mempertimbangkan kemungkinan berakhirnya perang Rusia‘Ukraina. Minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati $57 per barel, setelah sebelumnya turun sekitar 2% dari level penutupan hari sebelumnya. Sementara itu, Brent juga berada di bawah $61 per barel, mencerminkan sentimen pasar yang lebih berhati‘hati. Para pelaku pasar menilai bahwa jika perang berhenti, itu bisa membuka kembali ekspor minyak Rusia yang selama ini dibatasi oleh sanksi. Perkembangan ini muncul setelah sekutu AS dan Ukraina...