
Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhawatiran surplus di pasar. Pelaku pasar menilai headline Timur Tengah kembali "lebih berat" dibanding sentimen negatif dari lonjakan persediaan minyak AS. Pada pukul 09:15 GMT, Brent naik 78 sen (+1,13%) ke $69,77 per barel, sementara WTI menguat 75 sen (+1,18%) ke $64,52 per barel. Kenaikan ini memperpanjang penguatan dua hari terakhir, seiring pasar kembali memasang "risk premium" pada jalur...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelonggaran kebijakan. Investor kini bersikap lebih defensif sambil menunggu rilis Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang berpotensi menjadi pemicu volatilitas berikutnya. Berdasarkan pembaruan harga spot, emas spot berada di sekitar $5.076,10 per ons, naik $34,20 (+0,68%). Data tersebut tercatat pada 4:43 AM ET (setara sekitar 16:43 WIB). Di pasar derivatif, emas berjangka AS juga menguat. Kontrak...
Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI naik +0,2% ke $64,51/barel. Bensin utamanya tetap satu: Selat Hormuz. Otoritas maritim AS memberi panduan agar kapal berbendera AS yang melintas menjauh sejauh mungkin dari perairan teritorial Iran dan menolak secara verbal bila ada permintaan naik kapal dari aparat Iran. Meski cuma "guidance", market bacanya sebagai sinyal risiko karena Hormuz itu jalur krusial yang dilalui sekitar seperlima...