Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Jatuh Meski Dunia Panas oleh Konflik dan Politik Global!
Wednesday, 7 January 2026 07:20 WIB | OIL |Oil,

Harga minyak dunia kembali turun tajam setelah para pedagang mulai mempertimbangkan kemungkinan berakhirnya perang Rusia‘Ukraina. Minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati $57 per barel, setelah sebelumnya turun sekitar 2% dari level penutupan hari sebelumnya. Sementara itu, Brent juga berada di bawah $61 per barel, mencerminkan sentimen pasar yang lebih berhati‘hati. Para pelaku pasar menilai bahwa jika perang berhenti, itu bisa membuka kembali ekspor minyak Rusia yang selama ini dibatasi oleh sanksi.

Perkembangan ini muncul setelah sekutu AS dan Ukraina dilaporkan mencapai kesepakatan tentang rencana jaminan keamanan bagi Kyiv dalam pertemuan di Paris. Para pedagang minyak melihat kemajuan tersebut sebagai sinyal bahwa konflik bisa mereda lebih cepat dari yang diperkirakan, sehingga tekanan harga menjadi lebih kuat karena prospek lonjakan pasokan. Jika sanksi terhadap minyak Rusia dicabut, pasokan global bisa meningkat pesat, menambah kelebihan pasokan yang sudah membebani pasar.

Di sisi lain, meskipun terjadi penggulingan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh pasukan Amerika Serikat, pasar minyak justru tidak bereaksi dengan lonjakan harga. Banyak analis berpendapat bahwa geopolitik Venezuela mungkin justru bisa meningkatkan produksi minyak negara itu di masa depan jika kebijakan embargo diubah, yang kemudian menambah tekanan terhadap harga. Pelaku pasar kini mulai berdiskusi dengan AS tentang kemungkinan membeli kembali minyak mentah Venezuela.

Situasi ini menunjukkan bahwa sentimen pasar minyak saat ini lebih dipengaruhi oleh prospek pasokan dan geopolitik jangka panjang daripada gangguan jangka pendek. Meski konflik global masih berlangsung, harapan akan perdamaian di Eropa Timur dan potensi perubahan kebijakan energi di Amerika Latin membuat harga minyak tetap turun dan memperlemah pasar secara umum. (az)

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS