Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih lebih "noise" dibanding sinyal surplus jangka pendek. Per 15:50 WIB, Brent berada di $69,60/barel (+0,29%) dan WTI di $64,83/barel (+0,31%). Kenaikan berlangsung moderat, tapi cukup untuk menjaga harga tetap dekat area psikologis $70 untuk Brent. Dari sisi geopolitik, fokus pasar tertuju pada potensi eskalasi di Timur Tengah. Laporan terbaru...

RECENT NEWS
Dolar AS Mulai Kehabisan Tenaga?
Friday, 12 December 2025 10:26 WIB | DOLLAR

Indeks dolar AS bergerak naik-turun di dekat level terendah dua bulan di sekitar 98,3 pada hari Jumat(12/12) dan tampaknya akan mencatat penurunan untuk minggu ketiga berturut-turut. Pelemahan ini muncul setelah Federal Reserve memangkas suku bunga sesuai perkiraan, tapi dengan nada yang tidak se-agresif yang diharapkan pasar. Ketua The Fed Jerome Powell memberi sinyal bahwa kenaikan suku bunga tambahan hampir pasti tidak akan terjadi, dan proyeksi resmi hanya menunjukkan satu kali pemangkasan tahun depan. The Fed juga mengumumkan rencana membeli surat utang Treasury jangka pendek untuk...

Yen Siap Balik Arah?
Friday, 12 December 2025 10:22 WIB | Yen

Yen Jepang (JPY) masih dalam tekanan dan cenderung melemah tipis terhadap dolar AS di sesi Asia hari Jumat. Investor khawatir dengan kondisi keuangan Jepang yang makin berat karena rencana belanja besar-besaran Perdana Menteri Sanae Takaichi, sementara ekonomi tumbuhnya masih lambat. Di saat yang sama, suasana pasar yang lagi risk-on membuat yen kalah saing sebagai aset safe-haven. Tapi untuk jatuh lebih dalam, yen kelihatannya masih tertahan karena makin banyak spekulasi bahwa Bank of Japan (BoJ) bisa saja naikkan suku bunga secepat minggu depan. Karena itulah banyak trader memilih...

Perak Masih Panas atau Siap Koreksi?
Friday, 12 December 2025 07:43 WIB | SILVER

Harga perak hari ini masih bergerak di level tinggi, bertahan dekat rekor setelah reli tajam dalam beberapa pekan terakhir. Sentimen utamanya datang dari ekspektasi pelonggaran moneter lanjutan di AS setelah The Fed kembali memangkas suku bunga. Suku bunga yang lebih rendah membuat aset tanpa imbal hasil seperti perak dan emas jadi lebih menarik, apalagi di tengah kekhawatiran inflasi dan pelemahan dolar AS. Dari sisi fundamental, perak diuntungkan oleh dua sumber permintaan: sebagai logam mulia dan sebagai logam industri. Permintaan fisik dari sektor panel surya, kendaraan listrik, dan...

Brent Tertekan Damai Ukraina & Data BBM AS
Friday, 12 December 2025 07:25 WIB | Oil,

Harga minyak Brent hari ini cenderung melemah setelah semalam ditutup turun sekitar 1,5% ke kisaran $61-an per barel, tertekan fokus pasar pada kemajuan perundingan damai Rusia-Ukraina dan kekhawatiran permintaan BBM di AS. Investor menilai, jika perdamaian tercapai, sebagian pasokan minyak Rusia yang kini tertahan sanksi bisa kembali mengalir ke pasar global, sehingga menambah tekanan suplai ke depan. Dari sisi data, laporan EIA menunjukkan stok bensin dan distilat AS naik cukup besar, mengindikasikan permintaan bahan bakar yang tidak terlalu kuat dan menekan margin kilang. Di saat yang...

Emas Sudah Naik 60%, Masih Bisa Lebih Tinggi?
Friday, 12 December 2025 07:00 WIB | GOLD

Harga emas hari ini cenderung stabil setelah naik selama tiga hari berturut-turut, didukung ekspektasi pelonggaran moneter lanjutan di Amerika Serikat. Emas batangan bergerak tipis di sekitar level $4.280 per ons, setelah menguat 1,2% di sesi sebelumnya. The Fed baru saja memangkas suku bunga dan membuka peluang pemotongan tambahan tahun depan, sementara pasar swap bahkan bertaruh akan ada dua kali pemangkasan pada 2026, meski bank sentral hanya memberi sinyal satu kali. Lingkungan suku bunga rendah ini menjadi faktor penting yang kembali mengangkat minat terhadap logam mulia. Faktor...

Perak Semakin Tak Terbendung
Thursday, 11 December 2025 23:21 WIB | SILVER

Harga perak naik di atas $61 per ons, memperpanjang reli rekor karena pasar mencerna pemotongan suku bunga Fed sebesar 25 basis poin dan menelaah pernyataan Ketua Powell yang ditafsirkan pasar sebagai relatif lunak meskipun panduan komite tetap berhati-hati. Pemotongan suku bunga itu sendiri sebagian besar sudah diperhitungkan, tetapi komentar Powell dan dolar yang lebih lemah menurunkan biaya peluang untuk memegang logam mulia. Pada saat yang sama, pasar fisik telah mengencang secara signifikan yang memperkuat dorongan kebijakan. Arus masuk ETF dan pembelian spot telah melonjak tahun ini...

Emas Semakin Naik Akibat Kekhawatiran prospek ekonomi ke depan
Thursday, 11 December 2025 23:09 WIB | GOLD

Harga emas melesat naik malam ini karena kombinasi sentimen dovish The Fed dan kekhawatiran pasar soal prospek ekonomi ke depan. Setelah pemangkasan suku bunga dan sinyal bahwa The Fed tidak agresif lagi soal kenaikan bunga, imbal hasil obligasi AS cenderung turun dan bikin biaya peluang memegang emas jadi lebih rendah. Di saat yang sama, dolar AS tidak sekuat sebelumnya, sehingga logam mulia berdenominasi dolar ini terasa lebih murah bagi pembeli global. Hasilnya: arus beli masuk ke emas dan mendorong harga terbang menembus level psikologis penting di sesi malam. Selain faktor suku bunga...

Perdamaian Ukraina - Rusia Dekat, Minyak Kembali Turun
Thursday, 11 December 2025 20:16 WIB | Minyak WTI

Minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan sekitar $57,70 pada hari Kamis saat penulisan ini, turun 1,80% pada hari itu. Minyak mentah tetap berada di bawah tekanan karena tanda-tanda kemajuan muncul dalam negosiasi yang bertujuan untuk mengakhiri konflik antara Rusia dan Ukraina, sebuah perkembangan yang mengurangi premi risiko yang sebelumnya tertanam dalam harga minyak. Presiden AS Donald Trump dilaporkan mengatakan kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bahwa ia memiliki waktu hingga Natal untuk menerima proposal yang dapat mengakhiri perang, menurut Telegraph....

Saham Eropa Brent BursaSaham Jepang Korea Selatan PDB AS Dolar AS RBA Inflasi Indeks Saham Berjangka China Bursa China Saham-saham Hong Kong indeks Topix UK Inflation Pasar Modal China Indeks MSCI Asia Pasific Nikkei 225
PRECIOUS METALS
Emas Uji Level $4000 Per Troy Ons di Tengah Ketidakpastian Makro
Tuesday, 7 October 2025 07:10 WIB

Emas menguat di awal perdagangan Asia. Terdapat tren kenaikan komoditas yang luas, didorong oleh ketidakpastian makro, pelemahan dolar, dan permintaan yang terus berlanjut untuk aset "keras", ujar...

ENERGY
OPEC+ Naikkan Produksi Lebih dari Perkiraan, Harga Minyak Anjlok
Monday, 7 July 2025 09:54 WIB

Harga minyak terus menurun setelah OPEC+ menyetujui peningkatan produksi yang lebih besar dari perkiraan bulan depan, yang menimbulkan kekhawatiran tentang kelebihan pasokan, sementara tarif AS...

CURRENCIES
Yen Jepang membalikkan sebagian kenaikan hari Jumat terhadap USD
Monday, 18 November 2024 10:28 WIB

Yen Jepang (JPY) melemah terhadap mata uang AS dan membalikkan sebagian pemulihan hari Jumat dari level terendah sejak 23 Juli menyusul pernyataan Gubernur Bank of Japan (BOJ) Kazuo Ueda. Ueda tidak...