
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih lebih "noise" dibanding sinyal surplus jangka pendek. Per 15:50 WIB, Brent berada di $69,60/barel (+0,29%) dan WTI di $64,83/barel (+0,31%). Kenaikan berlangsung moderat, tapi cukup untuk menjaga harga tetap dekat area psikologis $70 untuk Brent. Dari sisi geopolitik, fokus pasar tertuju pada potensi eskalasi di Timur Tengah. Laporan terbaru...
Minyak mempertahankan kenaikan setelah persediaan minyak mentah AS menyusut paling besar sejak pertengahan Juni, membuat inventaris jauh di bawah rata-rata musiman. Brent diperdagangkan di sekitar $67 per barel setelah naik 1,6% pada Rabu, sementara West Texas Intermediate (WTI) berada dekat $63. Persediaan nasional turun 6 juta barel pekan lalu, menurut data Energy Information Administration (EIA). Stok bensin juga turun untuk lima pekan berturut-turut. Meski demikian, harga minyak masih turun lebih dari 10% sepanjang tahun karena kekhawatiran dampak kebijakan perdagangan AS dan karena...
Harga emas turun ke sekitar $3.340 per ons pada Kamis (21/8), seiring investor melakukan penyesuaian posisi menjelang simposium Jackson Hole tiga hari yang digelar The Federal Reserve mulai hari ini. Fokus market saat ini tertuju pada pidato Ketua The Fed Jerome Powell yang nantinya dapat mencari petunjuk sikap kebijakan moneter. Saat ini, pelaku pasar memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga 82% pada September. Namun, risalah rapat The Fed terbaru menunjukkan pembuat kebijakan masih mengkhawatirkan inflasi dan pasar tenaga kerja, dengan sebagian besar pemilih menilai terlalu dini...
Pada hari ini, harga minyak Brent sedikit menguat”sebagai respons terhadap penarikan stok minyak mentah AS yang jauh lebih besar dari perkiraan sebesar 6 juta barel, jauh melampaui estimasi analis sebesar 1,8 juta barel. Penurunan stok ini mengindikasikan adanya permintaan domestik yang kuat, terutama dari sektor transportasi, yang terlihat dari konsumsi jet fuel yang berada pada rata-rata tertinggi empat minggu terakhir. Meskipun demikian, pasar masih dihantui oleh risiko geopolitik dan tekanan pasokan globaltermasuk potensi tarif AS terhadap India terkait impor minyak Rusia yang...
Pada hari Kamis (21/8), harga perak tetap didukung oleh ekspektasi pelonggaran moneter The Fed (rate cuts) yang semakin menguat, memberikan momentum dovish yang menguntungkan aset tanpa imbal hasil seperti perak. Lebih jauh, perak selalu lebih sensitif secara harga dibanding emas, karena volumenya lebih kecil dan karakternya yang lebih volatile. Hal ini berarti bahwa meski kenaikan hari ini tidak se-eksplosif logam kuning, perak mampu memberikan reaksi yang lebih tajam terhadap berita positif terkait moneter maupun sentimen global. Dengan kombinasi permintaan kuat, pasokan terbatas, dan...
Harga perak saat ini mengalami penurunan tipis di tengah pergerakan pasar yang hati-hati. Pelemahan logam putih ini terjadi karena dolar AS sedikit menguat, sementara investor menunggu risalah rapat FOMC Juli dan pidato Ketua The Fed, Jerome Powell, di simposium Jackson Hole minggu ini untuk petunjuk arah kebijakan suku bunga selanjutnya. Sentimen risk-off global juga menahan kenaikan perak, meski logam ini tetap dilihat sebagai aset safe-haven. Pergerakan harga diperkirakan masih terbatas hingga muncul sinyal kebijakan moneter yang lebih jelas. Sumber: Newsmaker.id
Emas (XAU/USD) bertahan di sekitar $3.326 dengan kenaikan intraday moderat. Tekanan jual di bursa global memberi dukungan tipis sebagai safe haven, tapi harapan damai Rusia“Ukraina menahan minat lindung nilai sehingga reli emas terbatas. Pasar memilih menunggu petunjuk arah kebijakan The Fed dari rilis risalah FOMC. Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed yang memudar membantu Dolar AS tetap kuat dan membuat emas”yang tanpa imbal hasil”kurang menarik. Yield obligasi yang stabil juga membatasi kenaikan harga. Dalam jangka sangat pendek, arah emas akan ditentukan reaksi Dolar AS dan...
Harga minyak dunia turun pada Selasa (19/8) seiring spekulasi pertemuan Rusia, Ukraina, dan AS yang berpotensi membuka jalan bagi penghapusan sanksi minyak Rusia, sehingga menambah pasokan ke pasar. Kontrak berjangka Brent melemah 0,75% ke $65,95 per barel. Koreksi ini terjadi setelah sebelumnya minyak ditutup naik sekitar 1%. Pasar mencermati langkah diplomasi terbaru, di mana Presiden AS Donald Trump bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy bersama sekutu Eropa serta melakukan dialog langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Trump bahkan menyebut tengah mengatur pertemuan...
Harga emas sedikit menguat pada Selasa (19/8), didorong pelemahan dolar di tengah ekspektasi penurunan suku bunga AS. Investor kini menanti pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell di simposium Jackson Hole pada 21“23 Agustus, yang diperkirakan dapat memberi kejelasan arah kebijakan moneter. Menurut CME FedWatch, pasar memperkirakan peluang sebesar 83% untuk penurunan suku bunga 25 basis poin pada pertemuan The Fed bulan September. Namun, analis UBS Giovanni Staunovo menilai masih terlalu dini bagi The Fed untuk memberi komitmen langkah selanjutnya, mengingat masih ada sejumlah rilis data...
Emas menguat di awal perdagangan Asia. Terdapat tren kenaikan komoditas yang luas, didorong oleh ketidakpastian makro, pelemahan dolar, dan permintaan yang terus berlanjut untuk aset "keras", ujar...
Harga minyak terus menurun setelah OPEC+ menyetujui peningkatan produksi yang lebih besar dari perkiraan bulan depan, yang menimbulkan kekhawatiran tentang kelebihan pasokan, sementara tarif AS...
Yen Jepang (JPY) melemah terhadap mata uang AS dan membalikkan sebagian pemulihan hari Jumat dari level terendah sejak 23 Juli menyusul pernyataan Gubernur Bank of Japan (BOJ) Kazuo Ueda. Ueda tidak...