Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar AS Melemah di Tengah Spekulasi Ketua The Fed
Wednesday, 6 August 2025 19:26 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Dolar AS diperdagangkan lebih rendah pada hari Rabu(6/8), terbebani oleh kombinasi kekhawatiran baru terkait stagflasi akibat data ekonomi makro AS yang lemah serta sikap hati-hati investor yang menanti siapa calon Ketua The Fed yang akan ditunjuk oleh Presiden Trump.

Presiden AS telah mempersempit jumlah kandidat menjadi empat orang setelah menolak Menteri Keuangan Scott Bessent. Dua kandidat terkuat adalah Direktur Dewan Ekonomi Nasional Kevin Hassett dan mantan Gubernur The Fed Kevin Warsh, keduanya dikenal mendukung kebijakan moneter yang lebih longgar.

Gubernur Christopher Waller dan David Malpass, mantan pejabat pemerintahan Trump dan mantan Presiden Bank Dunia, melengkapi daftar kandidat tersebut.

Investor enggan membeli Dolar AS pada hari Rabu sambil menunggu keputusan Trump, yang katanya akan segera diumumkan. Trump juga akan menunjuk pengganti anggota dewan yang mengundurkan diri, yaitu Kugler yang kemungkinan besar juga akan menjadi sosok yang berpandangan dovish sehingga berpotensi merusak kepercayaan pasar terhadap independensi bank sentral.

Semua ini terjadi di tengah kekhawatiran yang kembali mencuat mengenai stagflasi, menyusul laporan PMI Jasa AS yang mengecewakan pada hari Selasa. Data tersebut menunjukkan bahwa aktivitas terhenti pada bulan Juli, dengan penurunan pada ketenagakerjaan, pesanan ekspor, serta kenaikan harga.

Data dari ISM menggambarkan kondisi ekonomi yang stagflasioner, yang menghadirkan dilema bagi para pengambil kebijakan di Federal Reserve. Kekhawatiran serupa sebelumnya juga sempat memicu penurunan signifikan pada Dolar AS di awal tahun. (azf)

Sumber: FXStreet

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS