Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar Naik terhadap Yen, Menyusul Sentimen Perang Dagang Trump
Wednesday, 9 July 2025 08:33 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Dolar menguat untuk hari ketiga terhadap yen pada hari Rabu(9/7) karena Presiden AS Donald Trump menjanjikan lebih banyak proklamasi terkait perdagangan setelah mengumumkan tarif 25% terhadap Jepang dan mitra dagang lainnya.

Greenback menguat terhadap mata uang utama lainnya pada hari Selasa setelah Trump mulai memberi tahu mitra dagangnya bahwa tarif AS yang jauh lebih tinggi akan dimulai pada tanggal 1 Agustus, tetapi ia kemudian mengatakan bahwa ia terbuka terhadap perpanjangan jika negara-negara mengajukan proposal.

Trump mengatakan di media sosial bahwa akan ada pengumuman pada hari Rabu mengenai "minimal 7 negara yang berkaitan dengan perdagangan," tanpa menyebutkan apakah ia akan mengumumkan kesepakatan baru atau surat tarif.

Beberapa putaran pembicaraan gagal menghasilkan terobosan antara AS dan Jepang, di mana para pembuat kebijakan sekarang semakin fokus pada pemilihan majelis tinggi yang penting bulan ini.

"Pembicaraan tampaknya terhenti karena perlindungan pasar beras Jepang dan sulit untuk melihat Jepang mengalah pada yang satu ini," tulis analis IG Tony Sycamore dalam catatan klien. Kenaikan pasangan mata uang ini juga didukung oleh kenaikan imbal hasil AS selama lima hari dan kenaikan tajam imbal hasil JGB akibat kekhawatiran fiskal menjelang pemilu Jepang pada 20 Juli.

Dolar menguat 0,2% menjadi 146,85 yen, setelah menyentuh level tertinggi lebih dari dua minggu pada hari sebelumnya. Euro sedikit berubah di $1,1720.

Indeks dolar, yang melacak mata uang AS terhadap sekeranjang enam mata uang utama, stabil di 97,582 setelah kenaikan dua hari. Poundsterling diperdagangkan pada $1,35795, turun 0,1% pada awal perdagangan.

Anggota dewan Bank of Japan, Junko Koeda, mengatakan ia terus mencermati kemungkinan dampak putaran kedua terhadap inflasi inti dari kenaikan harga beras baru-baru ini, Bloomberg News melaporkan pada hari Rabu. Uni Eropa tidak akan menerima surat tarif dan dapat memperoleh pengecualian dari tarif dasar AS sebesar 10%, sumber-sumber Uni Eropa yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada Reuters pada hari Senin.

Trump pada hari Selasa mengatakan ia akan mengenakan tarif 50% untuk tembaga impor dan akan segera memperkenalkan pungutan yang telah lama diancamkan pada semikonduktor dan farmasi.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent akan melewatkan pertemuan pejabat keuangan Kelompok 20 di Afrika Selatan minggu depan, sumber-sumber yang mengetahui rencananya mengatakan kepada Reuters, tetapi akan menghadiri World Expo 2025 di Osaka, Jepang, menurut seorang juru bicara Departemen Keuangan.

Dolar Australia diambil $0,6526, turun 0,07% setelah lonjakan 0,6% pada hari Selasa. Dolar kiwi Selandia Baru diperdagangkan pada $0,5993, turun 0,1%. (azf)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS