
Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak Dolar AS (USD) terhadap sekeranjang enam mata uang utama, memperpanjang penurunannya untuk sesi ketiga berturut-turut dan diperdagangkan lebih rendah di sekitar 99,70 selama jam Asia pada hari Rabu. Greenback terdepresiasi, tertekan oleh pernyataan hati-hati dari pejabat Federal Reserve (Fed) mengenai prospek ekonomi dan sentimen bisnis.
Presiden Fed San Francisco Mary C. Daly dan Presiden Fed Cleveland Beth Hammack menyatakan meningkatnya kekhawatiran tentang ekonomi AS. Sementara indikator ekonomi utama tetap kuat, kedua pejabat menunjuk pada memburuknya kepercayaan bisnis dan konsumen, yang menghubungkan sebagian dari pergeseran sentimen dengan kebijakan perdagangan AS.
Sementara itu, tidak ada pejabat Fed yang setuju untuk melonggarkan pengetatan di tengah perlambatan ekonomi yang sedang berlangsung di Amerika Serikat (AS). Pada hari Senin, Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic mengatakan bahwa ia mendukung satu kali pemangkasan pada tahun 2025. Bostic juga memperingatkan bahwa kebijakan tarif yang tidak konsisten dan berubah-ubah yang diperkenalkan selama pemerintahan Trump berisiko mengganggu logistik perdagangan AS, yang sangat bergantung pada impor skala besar untuk memenuhi permintaan domestik.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...