
Indeks dolar turun ke 100,1 pada hari Selasa(20/5), menandai level terendah hampir dua minggu dan memperpanjang penurunan 0,7% dari sesi sebelumnya, karena kekhawatiran baru atas prospek ekonomi dan fiskal AS membebani sentimen. Pedagang juga tetap fokus pada perkembangan potensial dalam negosiasi perdagangan global.
Selama akhir pekan, Menteri Keuangan Scott Bessent menegaskan kembali bahwa Presiden Trump bermaksud untuk mengenakan tarif pada tingkat yang diancamkan bulan lalu, pada mitra dagang yang gagal terlibat dalam negosiasi "itikad baik".
Menambah kecemasan fiskal, Moody's menurunkan peringkat AS dari Aaa menjadi Aa1 pada hari Jumat, dengan alasan meningkatnya tingkat utang pemerintah dan defisit anggaran yang melebar. Kekhawatiran semakin dipicu oleh persetujuan proposal pemotongan pajak Presiden Trump yang mencakup pemotongan pajak baru tanpa mengimbangi pengurangan pengeluaran.
Sementara itu, Presiden Fed New York John Williams dan Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic mengindikasikan bahwa pembuat kebijakan mungkin belum siap untuk mempertimbangkan pemotongan suku bunga sebelum September. (zif)
Sumber: Trading Economics
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...