
Dolar AS (USD) menguat tipis pada hari Jumat (25/4) karena investor mencerna pesan yang saling bertentangan dari Amerika Serikat dan Tiongkok mengenai potensi negosiasi tarif. Sementara Presiden Donald Trump mengisyaratkan dialog sedang berlangsung, Beijing secara tegas membantah adanya pembicaraan saat ini. Perbedaan ini menyuntikkan volatilitas ke pasar, meskipun Greenback mempertahankan keunggulannya, dengan Indeks Dolar AS (DXY) naik sekitar 0,37% mendekati zona 99,65 pada saat penulisan.
Meskipun memasuki sesi data-ringan menjelang pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) 7 Mei, pelaku pasar tetap fokus pada katalis potensial. Laporan muncul bahwa Tiongkok mungkin menangguhkan beberapa tarif pada barang-barang AS seperti peralatan medis, meskipun pejabat Tiongkok menolak keterlibatan formal apa pun pada diskusi tarif. Secara bersamaan, Presiden Fed Cleveland Beth Hammack membuka pintu bagi potensi penurunan suku bunga pada bulan Juni, tergantung pada data yang akan datang.(Newsmaker23)
Sumber: FXstreet
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...