
Indeks dolar turun ke 98,2 pada hari Senin(21/4), terendah sejak Februari 2022, karena kekhawatiran atas independensi Federal Reserve membebani greenback. Pada hari Jumat, Direktur Dewan Ekonomi Nasional Kevin Hassett mengungkapkan bahwa Presiden Trump sedang menjajaki kemungkinan memecat Ketua Fed Jerome Powell.
Sehari sebelumnya, Trump mengunggah di media sosial bahwa pemecatan Powell "tidak bisa dilakukan cukup cepat," sambil meningkatkan tekanan pada bank sentral untuk memangkas suku bunga. Pernyataan tersebut telah memicu kekhawatiran tentang politisasi kebijakan moneter AS, yang berpotensi merusak kredibilitas Fed dan mengguncang kepercayaan investor terhadap dolar.
Waktunya sangat sensitif, karena aset AS, termasuk dolar dan obligasi Treasury, sudah berada di bawah tekanan dan semakin dilihat sebagai tempat berlindung yang kurang dapat diandalkan karena meningkatnya ketidakpastian atas kebijakan pemerintah.
Sejauh ini pada bulan April, greenback telah kehilangan sekitar 4,6%, dengan penurunan tertajam terhadap euro, yen, dan franc Swiss. (Newsmaker23)
Sumber: Trading Economics
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...