
Indeks dolar AS turun ke sekitar 100 pada hari Jumat, mendekati level terendah dalam tiga tahun karena kekhawatiran ekonomi dan memudarnya kepercayaan pada aset AS terus membebani mata uang tersebut. Investor tetap waspada terhadap potensi dampak dari kebijakan tarif Presiden Trump, yang telah meningkatkan kekhawatiran pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat meskipun ada penangguhan hukuman selama 90 hari yang dimaksudkan untuk memungkinkan negosiasi perdagangan. Langkah Trump untuk menaikkan tarif impor Tiongkok menjadi 145% telah meningkatkan perang dagang dengan Beijing, yang semakin merusak sentimen. Sementara itu, Uni Eropa telah menghentikan penerapan tindakan balasan selama 90 hari dalam upaya untuk melanjutkan pembicaraan. Menambah tekanan pada dolar, CPI inti AS naik hanya 2,8% tahun-ke-tahun laju paling lambat sejak Maret 2021 memperkuat ekspektasi Federal Reserve yang dovish. Greenback melemah secara luas, dengan kerugian paling tajam terlihat terhadap euro, yen Jepang, dan franc Swiss.(Cay)
Sumber: trading Economi
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...