
Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak kinerja Dolar AS (USD) terhadap enam mata uang utama, saat ini memantul dari angka 104,00 dan berkonsolidasi pada hari Rabu(26/03) menjelang data Pesanan Barang Tahan Lama AS untuk bulan Februari.
Di satu sisi, DXY melihat beberapa tekanan jual dari kesepakatan gencatan senjata Laut Hitam yang ditengahi oleh Amerika Serikat (AS), di mana Ukraina bersedia berkomitmen dan Rusia menarik kembali dan menuntut pencabutan semua sanksi terhadap bank dan perusahaan pertanian.
Di sisi lain, tekanan beli datang dari komentar dari Presiden AS Donald Trump, yang mengatakan tarif Tembaga akan diberlakukan dalam beberapa minggu, jauh lebih cepat dari yang diantisipasi pasar.
Di sisi data ekonomi, semua mata tertuju pada Pesanan Barang Tahan Lama bulan Februari. Ekspektasi sudah cukup bearish, dengan kontraksi 1% untuk angka perkiraan dibandingkan dengan peningkatan 3,2% bulan sebelumnya. Terkait dengan Federal Reserve (Fed), Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkarai dan Presiden Fed St Louis Alberto Musalem akan berpidato pada hari Rabu ini.
Sumber: FXStreet
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...