Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar AS tertekan karena pasar mencerna data tingkat menengah AS
Thursday, 6 February 2025 05:11 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

DXY tetap tertekan, menguji level support 107,35 meskipun data ADP dan S&P Global PMI optimis.
ISM Services PMI mengecewakan, menandakan pertumbuhan sektor jasa yang lebih lemah dari perkiraan dan tekanan harga yang moderat.
Imbal hasil obligasi 10 tahun AS bangkit kembali, bertahan di sekitar 4,40% setelah menyentuh level terendah tahunan.
Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur Dolar AS (USD) terhadap sekeranjang mata uang, berjuang untuk memulihkan kerugian pada hari Rabu dan menurun terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya. Meskipun data ADP Employment dan S&P Global PMI lebih kuat dari perkiraan, ISM Services PMI gagal memenuhi perkiraan, menimbulkan keraguan atas kekuatan ekonomi Amerika Serikat (AS).

Indeks Sentimen Fed, yang sebelumnya berada di 130,00, telah mereda, menandakan nada yang kurang agresif dari para pembuat kebijakan. Akibatnya, para pedagang menilai kembali jalur suku bunga Federal Reserve (Fed), yang berkontribusi pada aksi harga DXY yang lemah di sekitar level support 107,35.

Laporan Ketenagakerjaan ADP menunjukkan bahwa lapangan kerja sektor swasta melonjak sebesar 183.000 pada bulan Januari, melampaui perkiraan 150.000. Industri yang berhadapan dengan konsumen mendorong penciptaan lapangan kerja, sementara manufaktur mengalami kenaikan yang lebih lemah.
Data PMI Global S&P mengungkapkan bahwa pembacaan akhir untuk bulan Januari mengalami sedikit revisi ke atas dengan PMI Jasa di 52,9 (vs. 52,8 yang diharapkan) dan PMI Gabungan di 52,7 (vs. 52,4 sebelumnya).
PMI Jasa ISM: Mengecewakan di 52,8, meleset dari perkiraan 54,3, sementara indeks Harga yang Dibayar turun ke 60,4 dari 64,4, yang menunjukkan tekanan inflasi yang lebih lemah. Semua mata kini tertuju pada Nonfarm Payrolls bulan Januari yang akan dirilis hari Jumat, yang diperkirakan akan mencetak hasil lemah yang mungkin akan semakin melemahkan USD.(Cay) Newsmaker23

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS