Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Pound Tertekan, Dolar AS Makin Perkasa Jelang Data Inflasi AS
Thursday, 23 October 2025 12:52 WIB | GBP/USD |Poundsterling

Nilai tukar Poundsterling (GBP) terhadap Dolar AS (USD) terus melemah selama lima hari berturut-turut dan kini diperdagangkan di sekitar 1,3340 pada sesi Asia, Kamis(23/10) pagi. Tekanan terhadap Pound meningkat karena penguatan Dolar AS di tengah meningkatnya kekhawatiran pasar menjelang rilis data inflasi AS pada Jumat nanti. Situasi ini diperparah oleh penutupan sebagian pemerintahan AS yang menunda rilis data ekonomi penting, membuat investor lebih berhati-hati.

Dolar AS juga mendapatkan dorongan tambahan dari meningkatnya optimisme terhadap potensi kesepakatan perdagangan antara AS dan Tiongkok. Presiden Donald Trump mengatakan ia berharap dapat mencapai "beberapa kesepakatan" dengan Presiden Xi Jinping saat bertemu di Korea Selatan minggu depan, termasuk pembahasan ekspor kedelai, pembatasan senjata nuklir, dan pembelian minyak Rusia oleh Tiongkok. Di sisi lain, pelaku pasar memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 97% pada Oktober dan 96% pada Desember, seiring meningkatnya tekanan terhadap ekonomi AS.

Poundsterling sendiri terpukul oleh rilis data inflasi Inggris bulan September yang menunjukkan kenaikan 3,8% secara tahunan, lebih rendah dari ekspektasi 4%. Meski masih jauh di atas target Bank of England sebesar 2%, angka ini menunjukkan tanda-tanda perlambatan harga, sehingga menurunkan ekspektasi pasar bahwa bank sentral Inggris akan kembali menaikkan suku bunga. Kombinasi data lemah dan kekuatan Dolar AS membuat pasangan GBP/USD terus berada di bawah tekanan. (az)

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
Euforia Safe Haven : Emas Melonjak...
Wednesday, 21 January 2026 09:06 WIB

Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...

Pound Menguat, Dolar Kepepet: GBP/USD Naik ke 1,3480...
Friday, 2 January 2026 09:09 WIB

GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...

Pound vs Dolar Flat, Sinyal Bank Sentral Bikin Pasar Waspada...
Wednesday, 31 December 2025 07:52 WIB

Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...

Likuiditas Tipis Tekan GBP/USD di Sesi Liburan...
Wednesday, 24 December 2025 23:57 WIB

Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...

Poundsterling Menguat Kembali, Data Inggris Menentukan...
Monday, 22 December 2025 08:31 WIB

GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS