
Poundsterling Inggris (GBP) menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Jumat, dengan GBP/USD mengakhiri penurunan dua hari berturut-turut. Saat artikel ini ditulis, pasangan mata uang ini berada di dekat 1,3393, menunjukkan pemulihan moderat setelah jatuh ke level terlemahnya dalam sekitar tujuh minggu pada hari Kamis.
Momentum baru dalam Sterling datang setelah rilis Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS bulan Agustus, yang secara umum memenuhi perkiraan pasar dan tidak memberikan isyarat hawkish baru untuk Federal Reserve (Fed). Data tersebut membuat Greenback tetap defensif, dengan Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, sedikit melemah dari level tertinggi tiga minggu dan diperdagangkan di sekitar 98,35.
Indeks Harga PCE inti, tolok ukur inflasi inti yang disukai The Fed, naik 0,2% (MoM) pada bulan Agustus, sesuai dengan perkiraan dan di bawah angka awal yang dilaporkan pada bulan Juli sebesar 0,3%, yang direvisi turun menjadi 0,2%. Secara tahunan, PCE inti tetap stabil di angka 2,9%, masih di atas target The Fed sebesar 2%.
Indeks Harga PCE utama naik 0,3% pada bulan tersebut, sesuai dengan ekspektasi dan naik dari 0,2% pada bulan Juli, sementara tingkat tahunan naik tipis menjadi 2,7% pada bulan Agustus dari 2,6% pada bulan sebelumnya. Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa pendapatan pribadi naik 0,4% pada bulan Agustus, sedikit di atas ekspektasi, dan pengeluaran pribadi naik 0,6%, naik dari 0,5% pada bulan Juli, menandakan bahwa permintaan konsumen AS tetap tangguh.
Survei terbaru Universitas Michigan (UoM) menunjukkan bahwa sentimen konsumen dan ekspektasi sedikit melemah pada bulan September, sementara ekspektasi inflasi jangka pendek dan jangka panjang juga sedikit menurun.
Presiden The Fed Richmond, Thomas Barkin, mengatakan pada hari Jumat bahwa meskipun pasar tenaga kerja tampak melemah, pasokan tenaga kerja juga tumbuh lebih lambat, yang mengurangi risiko lonjakan tajam pengangguran. Ia menekankan bahwa The Fed kini fokus menyeimbangkan mandat gandanya.
Barkin menekankan bahwa langkah kebijakan ke depan akan bergantung pada data yang masuk, dan mengatakan bahwa The Fed mungkin perlu sedikit lebih condong ke arah mandat ketenagakerjaannya setelah pemangkasan suku bunga baru-baru ini, yang menurutnya akan mendukung pasar tenaga kerja sekaligus menjaga tekanan inflasi.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...
GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...
Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...
Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...
GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...