
Pasangan mata uang GBP/USD bergerak naik ke kisaran 1.3520 pada awal sesi Eropa hari Senin(1/9). Prospek yang meningkat bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menurunkan suku bunga setidaknya dua kali sebelum akhir tahun ini melemahkan Dolar AS (USD) terhadap Poundsterling (GBP).
Secara teknikal, prospek GBP/USD tetap positif (konstruktif), dengan harga ditopang kuat di atas rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 100 hari pada grafik harian.
Momentum kenaikan diperkuat oleh Indeks Kekuatan Relatif (RSI) 14 hari yang berada di atas garis tengah, menunjukkan adanya momentum bullish dalam jangka pendek.
GBP/USD masih dalam tren naik jangka pendek, didukung oleh faktor fundamental (ekspektasi penurunan suku bunga The Fed) dan sinyal teknikal bullish.
Penembusan di atas 1.3600-1.3605 akan menjadi konfirmasi lebih lanjut bagi potensi kenaikan menuju 1.3632 dan 1.3770.
Namun, kegagalan mempertahankan level support di bawah 1.3405 dapat membuka jalan bagi penurunan yang lebih dalam. (azf)
Sumber: FXstreet
Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...
GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...
Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...
Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...
GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...