
Pound Sterling (GBP) menguat terhadap mayoritas mata uang utama pada Kamis(14/8) setelah data Produk Domestik Bruto (PDB) dan produksi pabrik Inggris mencatat hasil positif. Kantor Statistik Nasional (ONS) melaporkan bahwa ekonomi Inggris tumbuh 0,3% pada kuartal II 2025, lebih tinggi dari perkiraan 0,1%. Pada kuartal I, pertumbuhan PDB tercatat 0,7%.
Pada Juni, ekonomi Inggris tumbuh 0,4% setelah sebelumnya menyusut 0,1% pada Mei, sementara pasar hanya memperkirakan kenaikan 0,1%. Data sektor manufaktur juga lebih baik dari proyeksi, dengan produksi manufaktur naik 0,5% dan produksi industri naik 0,7% secara bulanan pada Juni, setelah penurunan tajam di Mei.
Kinerja ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan ini memberi sinyal bahwa perekonomian Inggris masih cukup tangguh, sehingga Bank of England (BoE) berpotensi tidak perlu memangkas suku bunga terlalu agresif, yang pada akhirnya mendukung penguatan Pound Sterling.
Dalam rapat kebijakan awal bulan ini, BoE memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 4,00% dan tetap mempertahankan panduan "bertahap dan hati-hati" untuk pelonggaran kebijakan moneter. Keputusan ini tergolong ketat, dengan empat dari sembilan anggota komite memilih mempertahankan suku bunga tetap. (azf)
Sumber: FXstreet
GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...
Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...
Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...
GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...
GBP/USD bergerak datar dan cenderung "ngambang" di atas area 1,3300-an pada sesi Asia Kamis. Setelah sempat memantul dari sekitar 1,3310 (level terendah sepekan), pasangan ini kini bolak-balik tipis d...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...
Saham Hong Kong sedikit berubah pada perdagangan Jumat pagi, berfluktuasi di sekitar 26.165 setelah dua sesi penurunan, karena pelemahan di sektor properti dan keuangan diimbangi oleh kenaikan di saham teknologi dan konsumen. Para pedagang menilai...
Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE)...
Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat...
Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di...
Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah...