
GBP/USD menguat lebih tinggi pada hari Rabu, hampir enam persepuluh persen karena arus Dolar AS (USD) terus melemah. Poundsterling (GBP) menikmati pergeseran bullish yang sangat dibutuhkan dalam fundamental karena data ekonomi Inggris Raya (UK) melampaui titik lemah baru yang muncul dalam angka-angka ekonomi utama dari Amerika Serikat (AS).
GBP/USD melanjutkan momentum bullish sepihak di atas Exponential Moving Average (EMA) 50-hari, naik ke 1,3600 setelah ditutup datar atau lebih tinggi untuk semua kecuali satu dari sembilan sesi perdagangan terakhir. Cable telah naik lebih dari 3,35% dari bawah ke atas setelah menemukan dasar teknis di dekat EMA 200-hari di dekat 1,3150, tetapi dapat bersiap untuk kehabisan momentum bullish di dekat swing high terakhir.
Setelah jeda dalam data ekonomi pada hari Rabu, rilis data penting kini menjadi sorotan untuk hari Kamis. Data Produk Domestik Bruto (PDB) Inggris untuk kuartal kedua akan dirilis lebih dulu, dan diperkirakan akan menunjukkan perlambatan umum pertumbuhan ekonomi Inggris. Data Industri dan Manufaktur Inggris bulan Juni juga diperkirakan akan pulih dari penurunan di awal kuartal kedua, tetapi data yang sudah diundur kemungkinan besar tidak akan mendorong momentum pasar secara signifikan.
Di AS, data inflasi Indeks Harga Produsen (IHP) untuk bulan Juli akan dirilis pada hari Kamis. Harga produsen cenderung sepenuhnya mengecualikan barang dan jasa impor, sehingga dampak tarif terhadap inflasi IHP diperkirakan akan tetap rendah dalam waktu dekat.(Cay)
sumber: Fxstreet
GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...
Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...
Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...
GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...
GBP/USD bergerak datar dan cenderung "ngambang" di atas area 1,3300-an pada sesi Asia Kamis. Setelah sempat memantul dari sekitar 1,3310 (level terendah sepekan), pasangan ini kini bolak-balik tipis d...
Indeks saham Eropa ditutup sedikit lebih rendah pada hari Rabu karena ekuitas beristirahat sejenak dari momentum kuat baru-baru ini, sementara investor terus menilai prospek kebijakan ECB tahun ini. Indeks STOXX 50 Zona Euro dan STOXX 600 pan-Eropa...
Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada tindakan konkret, pernyataan tersebut cukup untuk...
Pasar logam mulia sempat tertekan turun setelah dirilisnya data JOLTS Job Openings (lowongan kerja AS), namun dalam sesi perdagangan berikutnya harga emas berhasil memulihkan diri dan kembali naik, mencerminkan dinamika pasar yang penuh volatilitas...
Perubahan lebih lanjut pada suku bunga jangka pendek Federal Reserve perlu "disesuaikan dengan cermat" berdasarkan data yang masuk mengingat risiko...
Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE)...
Komunitas internasional harus memperjelas bahwa intervensi AS di Venezuela merupakan pelanggaran hukum internasional yang membuat dunia menjadi...
Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di...