
GBP/USD tetap stabil setelah mencatat kenaikan 0,5% di sesi sebelumnya, diperdagangkan di sekitar 1,3500 selama sesi Asia pada hari Rabu(13/8). Pasangan ini semakin menguat seiring melemahnya Dolar AS (USD), didorong oleh data inflasi Amerika Serikat (AS) terbaru, yang memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga The Fed pada bulan September.
Indeks Harga Konsumen (IHK) AS naik 2,7% year-on-year (yoy) di bulan Juli, menyamai kenaikan 2,7% yang tercatat di bulan sebelumnya, dan berada di bawah ekspektasi kenaikan 2,8%. Sementara itu, IHK inti tahunan naik 3,1% di bulan Juli, dibandingkan dengan kenaikan 2,9% yang tercatat di bulan Juni, di atas konsensus pasar sebesar 3%.
Pasar saat ini memperkirakan sekitar 94% kemungkinan penurunan suku bunga The Fed pada pertemuan bulan September, naik dari 86% sehari sebelumnya, menurut perangkat CME FedWatch. Pekan lalu, Gubernur The Fed Michelle Bowman menyatakan bahwa tiga kali pemotongan suku bunga kemungkinan akan tepat tahun ini.
Pasangan GBP/USD menguat seiring penguatan Poundsterling (GBP), karena data pasar tenaga kerja Inggris Raya (UK) yang optimis pada hari Selasa dapat memungkinkan para pejabat Bank of England (BoE) untuk mempertahankan sikap ekspansi moneter mereka yang "bertahap dan hati-hati".
Perubahan Ketenagakerjaan Inggris melaporkan penciptaan 239 ribu lapangan kerja baru pada kuartal kedua, melampaui 134 ribu pekerja yang dipekerjakan dalam tiga bulan yang berakhir pada bulan Mei. Tingkat Pengangguran ILO tetap konsisten di 4,7%, sesuai perkiraan. Perubahan Jumlah Klaim untuk bulan Juli turun 6,2 ribu, sementara diperkirakan akan meningkat menjadi 20,8 ribu. Para pedagang mengalihkan fokus mereka ke data Produk Domestik Bruto (PDB) dan pabrik Inggris Awal Kuartal 2 untuk bulan Juni pada hari Kamis.(alg)
Sumber: FXstreet
Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...
GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...
Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...
Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...
GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...