
Pound Sterling (GBP) melanjutkan tren positifnya untuk hari kelima berturut-turut terhadap Dolar AS (USD) di awal pekan ini. Pasangan GBP/USD melonjak ke sekitar 1,3480, terdorong oleh performa lemah Dolar AS yang tertekan oleh meningkatnya ekspektasi pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed).
Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,17% ke sekitar 98,00 pada saat penulisan.
Dolar AS melemah karena para trader semakin yakin bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga dalam pertemuan kebijakan September nanti. Berdasarkan alat CME FedWatch, ada peluang 88% The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin ke kisaran 4,00%-4,25%.
Anggota The Fed mulai mendukung pelonggaran kebijakan moneter seiring kondisi pasar tenaga kerja yang mulai melunak. Akhir pekan lalu, Gubernur The Fed Michelle Bowman mengatakan di Kansas Bankers Association bahwa data Nonfarm Payrolls (NFP) Juli yang lemah meningkatkan keyakinannya bahwa akan ada tiga kali pemotongan suku bunga tahun ini.
"Dengan pertumbuhan ekonomi yang melambat tahun ini dan tanda-tanda pasar tenaga kerja yang kurang dinamis menjadi jelas, saya melihat tepat untuk mulai secara bertahap menggeser kebijakan kami yang saat ini agak ketat menuju posisi netral," ujar Bowman. (azf)
Sumber: FXstreet
GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...
Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...
Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...
GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...
GBP/USD bergerak datar dan cenderung "ngambang" di atas area 1,3300-an pada sesi Asia Kamis. Setelah sempat memantul dari sekitar 1,3310 (level terendah sepekan), pasangan ini kini bolak-balik tipis d...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...
Saham Hong Kong sedikit berubah pada perdagangan Jumat pagi, berfluktuasi di sekitar 26.165 setelah dua sesi penurunan, karena pelemahan di sektor properti dan keuangan diimbangi oleh kenaikan di saham teknologi dan konsumen. Para pedagang menilai...
Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE)...
Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat...
Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di...
Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah...