Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
GBP/USD anjlok karena konflik Israel-Iran mengguncang pasar
Saturday, 14 June 2025 02:11 WIB | GBP/USD |London,

GBP/USD jatuh lebih dari 0,40% pada hari Jumat karena ketegangan geopolitik memicu aliran menuju status safe haven Dolar AS (USD) setelah Israel melancarkan serangan terhadap Iran, yang meningkatkan konflik Timur Tengah. Pasangan mata uang ini diperdagangkan mendekati 1,3550 setelah mencapai puncak tiga tahun di 1,3632.
Serangan Israel menargetkan fasilitas nuklir Iran, pabrik rudal, dan komandan militer, menurut pejabat Israel. Media Iran mengungkapkan bahwa ledakan terdengar di Teheran dan Natanz, yang terakhir sangat penting bagi program nuklir Iran.

Akibatnya, Iran membalas terhadap Israel dan mengirim lebih dari 100 pesawat nirawak ke Israel.

Selain geopolitik, Greenback didorong oleh laporan Sentimen Konsumen Universitas Michigan (UoM) terbaru pada bulan Juni, yang menunjukkan bahwa rumah tangga menjadi lebih optimis tentang ekonomi. Indeks naik dari 52,2 menjadi 60,5, sementara ekspektasi inflasi menurun selama satu tahun, dari 6,6% menjadi 5,1%, dan untuk periode lima tahun, dari 4,2% menjadi 4,1%.

Di seberang lautan, agenda ekonomi Inggris tidak ada pada hari Jumat. Namun, data selama minggu ini mengungkapkan bahwa ekonomi melambat. Aktivitas manufaktur, angka ketenagakerjaan, dan pertumbuhan ekonomi menggambarkan skenario yang sulit bagi Menteri Keuangan Rachel Reeves, yang mengumumkan tinjauan pengeluaran.

Dalam jangka pendek, jalur yang paling mudah adalah GBP/USD mungkin terus melemah karena penghindaran risiko. Selain itu, perbedaan di antara bank sentral akan menguntungkan Dolar AS, karena pejabat Federal Reserve (Fed) mengambil sikap yang lebih netral hingga restriktif.

Sementara itu, pasar swap telah memperkirakan pelonggaran sebesar 50 basis poin dari Bank of England (BoE) menjelang akhir tahun.(cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Euforia Safe Haven : Emas Melonjak...
Wednesday, 21 January 2026 09:06 WIB

Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...

Pound Menguat, Dolar Kepepet: GBP/USD Naik ke 1,3480...
Friday, 2 January 2026 09:09 WIB

GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...

Pound vs Dolar Flat, Sinyal Bank Sentral Bikin Pasar Waspada...
Wednesday, 31 December 2025 07:52 WIB

Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...

Likuiditas Tipis Tekan GBP/USD di Sesi Liburan...
Wednesday, 24 December 2025 23:57 WIB

Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...

Poundsterling Menguat Kembali, Data Inggris Menentukan...
Monday, 22 December 2025 08:31 WIB

GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS