Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
GBP/USD diperdagangkan dengan bias negatif
Tuesday, 3 June 2025 12:27 WIB | GBP/USD |London,

GBP/USD menarik beberapa penjual selama sesi Asia pada hari Selasa dan mengikis sebagian dari pergerakan kuat semalam hingga area 1,3560, atau puncak multi-hari. Harga spot turun ke area 1,3515, atau level terendah harian baru dalam satu jam terakhir di tengah kenaikan Dolar AS (USD) yang moderat, meskipun latar belakang fundamental menjamin beberapa kehati-hatian bagi para pedagang yang bersikap bearish.

Indeks USD (DXY), yang melacak Greenback terhadap sekeranjang mata uang, bangkit dari palung enam minggu yang dicapai pada hari Senin dan ternyata menjadi faktor utama yang memberikan tekanan ke bawah pada pasangan GBP/USD. Namun, apresiasi USD yang berarti tampaknya sulit dipahami setelah semakin diterimanya bahwa Federal Reserve (Fed) akan menurunkan biaya pinjaman lebih lanjut tahun ini di tengah tanda-tanda meredanya tekanan inflasi.

Selain itu, kekhawatiran tentang memburuknya situasi fiskal AS dan ketegangan perdagangan AS-Tiongkok yang baru akan berkontribusi untuk membatasi kenaikan Greenback. Di sisi lain, Pound Inggris (GBP) mungkin terus mendapat dukungan dari ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) akan berhenti sejenak pada pertemuan berikutnya pada tanggal 18 Juni dan mengambil waktu sebelum memangkas suku bunga lebih lanjut. Hal ini selanjutnya dapat membantu membatasi kerugian untuk pasangan GBP/USD.

Pedagang mungkin juga memilih untuk menunggu Sidang Laporan Kebijakan Moneter BoE di hadapan Parlemen. Investor akan mencermati komentar dari Gubernur BoE Andrew Bailey dan anggota Komite Kebijakan Moneter (MPC) lainnya untuk mendapatkan isyarat tentang prospek kebijakan, yang pada gilirannya akan mendorong GBP. Nanti selama sesi awal Amerika Utara, data Lowongan Kerja JOLTS AS dan pidato Fed mungkin memengaruhi USD dan pasangan GBP/USD.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Euforia Safe Haven : Emas Melonjak...
Wednesday, 21 January 2026 09:06 WIB

Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...

Pound Menguat, Dolar Kepepet: GBP/USD Naik ke 1,3480...
Friday, 2 January 2026 09:09 WIB

GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...

Pound vs Dolar Flat, Sinyal Bank Sentral Bikin Pasar Waspada...
Wednesday, 31 December 2025 07:52 WIB

Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...

Likuiditas Tipis Tekan GBP/USD di Sesi Liburan...
Wednesday, 24 December 2025 23:57 WIB

Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...

Poundsterling Menguat Kembali, Data Inggris Menentukan...
Monday, 22 December 2025 08:31 WIB

GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS