Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
GBP/USD kembali menguat di tengah melemahnya USD
Monday, 2 June 2025 10:43 WIB | GBP/USD |GBP/USD

GBP/USD kembali menguat di awal minggu baru di tengah aksi jual Dolar AS (USD) yang kembali terjadi, meskipun masih di bawah level psikologis 1,3500 selama sesi Asia.

Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) yang dirilis pada hari Jumat menunjukkan tekanan inflasi di AS semakin mereda dan memperkuat alasan pelonggaran kebijakan lebih lanjut oleh Federal Reserve (Fed). Selain itu, kekhawatiran tentang memburuknya kondisi fiskal AS, yang dipicu oleh disahkannya "RUU Besar yang Indah" Presiden AS Donald Trump, memberikan tekanan baru pada USD.

Di sisi lain, Poundsterling Inggris (GBP) terus menunjukkan kinerja relatif yang lebih baik karena ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) akan berhenti sejenak pada pertemuan berikutnya pada tanggal 18 Juni dan mengambil waktu sebelum menurunkan biaya pinjaman lebih lanjut. Hal ini, pada gilirannya, dipandang sebagai faktor lain yang memberikan dukungan pada pasangan GBP/USD. Namun, nada risiko yang lebih lemah membatasi kerugian USD dan mungkin membatasi pasangan mata uang tersebut.

Sentimen risiko global terpukul setelah Trump menyatakan pada hari Jumat bahwa Tiongkok tidak berkomitmen untuk memenuhi persyaratan perjanjian perdagangan yang dicapai di Swiss. Hal ini terjadi di atas risiko geopolitik yang terus-menerus yang berasal dari perang Rusia-Ukraina dan konflik di Timur Tengah, yang meredam selera investor terhadap aset yang lebih berisiko dan dapat menawarkan beberapa dukungan bagi Greenback yang merupakan safe haven.

Para pedagang sekarang menantikan rilis makro AS penting minggu ini yang dijadwalkan pada awal bulan baru, dimulai dengan IMP Manufaktur ISM pada hari Senin nanti. Selain itu, penampilan Ketua Fed Jerome Powell akan memengaruhi dinamika harga USD dan memberikan beberapa dorongan bagi pasangan GBP/USD.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Euforia Safe Haven : Emas Melonjak...
Wednesday, 21 January 2026 09:06 WIB

Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...

Pound Menguat, Dolar Kepepet: GBP/USD Naik ke 1,3480...
Friday, 2 January 2026 09:09 WIB

GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...

Pound vs Dolar Flat, Sinyal Bank Sentral Bikin Pasar Waspada...
Wednesday, 31 December 2025 07:52 WIB

Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...

Likuiditas Tipis Tekan GBP/USD di Sesi Liburan...
Wednesday, 24 December 2025 23:57 WIB

Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...

Poundsterling Menguat Kembali, Data Inggris Menentukan...
Monday, 22 December 2025 08:31 WIB

GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS