Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
GBP/USD Bergerak Naik Karena Dolar AS Yang Lebih Lemah
Thursday, 15 May 2025 10:22 WIB | GBP/USD |GBP/USD

GBP/USD bangkit dari penurunan baru-baru ini, diperdagangkan mendekati 1,3280 selama sesi Asia pada hari Kamis (15/5). Pasangan ini didukung oleh Dolar AS (USD) yang lebih lemah, karena investor mempertimbangkan ketidakpastian terkait perdagangan yang sedang berlangsung meskipun ada sedikit penurunan ketegangan. Fokus pasar sekarang beralih ke rilis data Penjualan Ritel AS dan Indeks Harga Produsen (PPI) di kemudian hari.

Spekulasi berkembang bahwa Washington mungkin lebih menyukai dolar yang lebih lemah untuk memperkuat posisi perdagangannya. Pemerintahan Trump berpendapat bahwa Greenback yang kuat, relatif terhadap mata uang regional yang lebih lemah, merugikan eksportir AS.

Namun, tekanan penurunan pada USD mungkin terbatas. Sentimen perdagangan global yang membaik telah meredakan kekhawatiran resesi, mengurangi ekspektasi untuk pemotongan suku bunga Federal Reserve (Fed) yang agresif. Menurut data LSEG, pasar sekarang memperkirakan peluang 74% untuk pemotongan 25 basis poin pada bulan September, turun dari perkiraan sebelumnya untuk pemotongan pada bulan Juli.

Sementara itu, Poundsterling Inggris (GBP) tetap stabil karena para pedagang menilai kembali prospek kebijakan Bank of England (BoE) menyusul data pasar tenaga kerja pada hari Selasa untuk tiga bulan yang berakhir pada bulan Maret. Laporan tersebut menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja yang lebih lambat, tingkat pengangguran yang lebih tinggi, dan kenaikan upah yang melambat, yang menunjukkan bahwa para pengusaha mengurangi perekrutan menjelang kontribusi jaminan sosial yang lebih tinggi yang berlaku mulai bulan April.

Meskipun demikian, pertumbuhan upah yang moderat dapat memberikan sedikit kelegaan bagi para pembuat kebijakan BoE. Tren upah tetap menjadi indikator utama inflasi di sektor jasa, yang terus mendorong tekanan harga mendasar di Inggris.(Newsmaker23)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Euforia Safe Haven : Emas Melonjak...
Wednesday, 21 January 2026 09:06 WIB

Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...

Pound Menguat, Dolar Kepepet: GBP/USD Naik ke 1,3480...
Friday, 2 January 2026 09:09 WIB

GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...

Pound vs Dolar Flat, Sinyal Bank Sentral Bikin Pasar Waspada...
Wednesday, 31 December 2025 07:52 WIB

Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...

Likuiditas Tipis Tekan GBP/USD di Sesi Liburan...
Wednesday, 24 December 2025 23:57 WIB

Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...

Poundsterling Menguat Kembali, Data Inggris Menentukan...
Monday, 22 December 2025 08:31 WIB

GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS